Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Desember 2014

Ini Rahasia Sukses Orang Jepang

Jepang menjadi salah satu negara yang diperhitungkan di dunia. Salah satunya karena kemajuan teknologi Jepang yang menghasilkan produk canggih dan bernilai harga tinggi. Bahkan, produk teknologi Jepang di RI sangat mendominasi.

Menurut buku rahasia orang Jepang karya Ann Wang Seng, ada beberapa sebab yang membuat negara jepang bisa maju dan menjadi pelopor teknologi saat ini. Yaitu watak, peningkatan kualitas diri, kondisi alam, terampil dan ulet, organisasi bisnis, dan seni pengelolaan bisnis.

Sumber : http://video.sindonews.com/view/14210/ini-rahasia-sukses-orang-jepang

Rabu, 25 Juni 2014

TPID Kabupaten dan Kota DIY Resmi Dibentuk

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Banyaknya dampak buruk yang bisa disebabkan oleh inflasi, membuat Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merasa perlu membentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tingkat Kabupaten dan Kota. TPID Kabupaten dan Kota DIY ini telah diresmikan oleh Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam IX pada Senin (23/6) di Hotel Inna Garuda Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Paku Alam IX memaparkan betapa pentingnya sebuah tim pengendali inflasi. Sebab adanya inflasi dapat menurunkan daya beli masyarakat.

Suku bunga pun bisa naik akibat adanya inflasi di suatu daerah. Kenaikan suku bunga ini nantinya akan berimbas pada kemacetan kredit usaha yang dapat merugikan para pengusaha. Terlebih lagi, 80 persen inflasi nasional ditentukan oleh inflasi daerah.

"Atas alasan-alasan itulah, Pemprov DIY merasa penting untuk membentuk TPID tingkat Kabupaten dan Kota. Pengendalian inflasi tak hanya cukup pada level provinsi tetapi juga pada level masing-masing daerah," kata Paku Alam IX, Senin (23/6).

Lebih lanjut Paku Alam IX juga menjelaskan, sebuah inflasi bisa terjadi tak hanya karena kenaikan harga bahan pokok saja. Tetapi juga banyak hal lainnya seperti misalnya faktor musim ekstrem dan jalur distribusi yang buruk sehingga menghambat pasokan.

Disinilah peran TPID menjadi sangat penting dan signifikan. Gebrakan ini pun dapat menjadi sebuah respon solutif untuk mengatasi krisis ekonomi. Selain itu, terbentuknya TPID di setiap daerah di DIY dapat menjadi titik simpul kerjasama antar daerah.

"Bila ada daerah yang mengalami kekurangan stok bahan pokok, bisa segera dideteksi. Sedangkan daerah yang surplus bisa membantu persediaan stok bahan pokok di daerah yang defisit," ujar Paku Alam IX.

Sementara itu, menurut Arief Budi Santoso selaku Ketua III TPID DIY, pembentukan TPID di tingkat Kabupaten dan Kota ini dilakukan agar bisa mengontrol tingkat inflasi di level yang paling bawah. Sehingga diharapkan angka inflasi bisa semakin ditekan.

"Selama ini, perhitungan inflasi di Yogyakarta selalu dilihat hanya di dalam kotanya saja. Padahal sumber bahan-bahan pokok kebanyakan berasal dari luar. Jadi kami berupaya untuk mengendalikan harga dari sumber-sumbernya agar semakin terkendali," jelasnya.

Setelah terbentuk TPID tingkat Kabupaten dan Kota DIY, maka peran TPID Provinsi DIY menjadi koordinator. Diharapkan nantinya ada sebuah sinergisitas antara TPID Kabupaten/Kota dan TPID Provinsi DIY, sehingga bisa menekan angka inflasi Yogyakarta. 

Sumber: http://jogja.tribunnews.com/2014/06/23/tpid-kabupaten-dan-kota-diy-resmi-dibentuk/

Dampak Inflasi 
  • Inflasi dapat menurunkan daya beli masyarakat.
  • Suku bunga pun bisa naik akibat adanya inflasi di suatu daerah. Kenaikan suku bunga ini nantinya akan berimbas pada kemacetan kredit usaha.
  • Sebuah inflasi bisa terjadi tak hanya karena kenaikan harga bahan pokok saja. Tetapi juga banyak hal lainnya seperti misalnya faktor musim ekstrem dan jalur distribusi yang buruk sehingga menghambat pasokan.
  • "Bila ada daerah yang mengalami kekurangan stok bahan pokok, bisa segera dideteksi. Sedangkan daerah yang surplus bisa membantu persediaan stok bahan pokok di daerah yang defisit," ujar Paku Alam IX.

Sabtu, 24 Mei 2014

Pengamatan Ekonomi

  • "Terima kasih. Ternyata sikap tahu malu dan tahu diri cermin akar budaya bangsa masih ada kata keterbukaan rasa toleransi dan harmoni, tidak lagi terbelah dengan asal-usul tapi pada kemampuan seseorang”.
  • “Pola pikir hidup sehat dan bekerja cerdas bisa jadi anda sukses finansial. Maka daripada ntu, prioritaskan hal yang penting sehingga kebutuhan pokok tercukupi dan keinginan pun bisa direncanakan”. 
  • Makanan dan minuman akan dinaikkan sekitar 10 % karna biaya operasional terbebani untuk upah buruh 40%-45%, sewa tempat 20%-25%, listrik sama bensin 10-15%. Jadi kurang lebih sekitar 75% dari biaya operasional yang naik, mengakibatkan kenaikan harga barang termasuk makanan dan minuman.
  • Pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) berdampak buruk pada pembayaran kewajiban utang negara. 
  • USD akan mulai bertransaksi. Pagi jam 6.30 – 9.00 wib, siang jam 13.00 – 15.00 wib, malam jam 20.00 – 24.00 wib
  • Jika grafik Stoch antara Gold dan Eurusd keduanya berada diatas kita bermain di zona "Eurusd". Setelah itu kita cermati grafik RSI keduanya  antara Gold dan Eursd grafiknya akan menunjukkan akan naik apa turun. Setelah diperhatikan lakukan Buy jika Eurusd naik Gold turun, klik SELL jika Eurusd turun Gold naik. Kemudian close hingga profit yang diingini tentunya dengan memperhatikan grafik RSI dan Stoch. Sedangkan bila kita ingin bermain di zona "Gold" namun jarang sekali adanya kesempatan profit dizona tersebut. Klik bolak balik terus lihat ketika grafik Stoch antara Gold dan Eurusd keduanya berada dibawah. Setelah itu kita cermati grafik RSI keduanya  antara Gold dan Eursd grafiknya akan menunjukkan akan naik apa turun. Setelah diperhatikan lakukan Buy jika Gold naik Eursd turun, klik SELL jika Gold turun Eursd naik. Kemudian close hingga profit yang diingini tentunya dengan memperhatikan grafik RSI dan Stoch.
  • Harga Nilai tukar Dollar terhadap Rupiah naik akan menyebabkan harga emas dunia turun.
  • Nilai inflasi naik maka akan menyebabkan harga emas dalam negri ikut naik.
  • Semakin tinggi tingkat inflasi, semakin turun saham gabungan IHSG dan semakin melemah Rupiah terhadap kurs Dollar AS.
  • Kestabilan nilai inflasi akan berpengaruh kepada index saham gabungan(IHSG) dan tentunya terhadap suku bunga acuan bank (BI rate).

Jumat, 23 Mei 2014

Ini Para Pemberi Utang Luar Negeri Terbesar Indonesia

Jakarta - Pemerintah melalui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menetapkan pembatasan pinjaman luar negeri yang membebani APBN/APBD. Jumlah utang luar negeri pemerintah Indonesia terus menurun, dan digantikan dalam bentuk surat utang (obligasi).

Dari data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan yang dikutip, Kamis (20/3/2014), total utang pemerintah Indonesia hingga Februari 2014 mencapai Rp 2.428,63 triliun dengan rasio 24,7% terhadap PDB.

Dari jumlah tersebut, Rp 668,9 triliun merupakan utang luar negeri yang didapat dari beberapa negara dan juga lembaga-lembaga multilateral. Jumlah utang luar negeri ini meningkat dibanding akhir Januari 2014 yang sebesar Rp Rp 718,63 triliun.

Tahun ini pemerintah masih akan mencari utang untuk menutup defisit anggaran, pemerintah akan menarik utang baru yang mayoritas dari penjualan surat utang atau obligasi. Namun, sampai saat ini siapa yang paling rajin memberi utang ke Indonesia? Ada 3 negara dan 3 lembaga yang paling rajin memberi utang kepada pemerintah Indonesia. Mereka adalah:

1. Jepang
Utang Indonesia ke Jepang hingga akhir Februari 2014 mencapai Rp 248,93 triliun. Turun jauh dari posisi Januari 2014 yang mencapai Rp 389,86 triliun. Jumlah ini juga turun dibandingkan akhir 2013 yang sebesar Rp 380,91 triliun.

2. Bank Dunia
Nilai utang Indonesia ke Bank Dunia hingga Februari 2014 mencapai Rp 156,42 triliun. Jumlah ini turun dari posisi Januari 2014 yang mencapai Rp 164,4 triliun. Turun juga dibandingkan akhir 2013 yang mencapai Rp 163,74 triliun.

3. Asian Development Bank (ADB)
Jumlah utang Indonesia ke ADB sampai Februari 2014 mencapai Rp 108,64 triliun, turun dari posisi Januari 2014 yang sebesar Rp 114,56 triliun. Namun masih naik bila dibandingkan di akhir 2013 yang nilainya Rp 114,42 triliun

4. Prancis
Pemerintah Indonesia mempunyai utang Rp 25,85 triliun ke pemerintah Prancis hingga Februari 2014. Jumlah ini turun dari Rp 27,1 triliun di Januari 2014 lalu.

5. Jerman
Jumlah utang pemerintah Indonesia ke Jerman mencapai Rp 22,55 triliun di Februari 2014, turun dibandingkan posisi Januari 2014 yang jumlahnya mencapai Rp 23,53 triliun. Jumlah tersebut juga turun dibandingkan posisi akhir 2013 yang mencapai Rp 23,68 triliun.

6. Islamic Development Bank (IDB)
Pemerintah Indonesia mempunyai utang ke IDB sebesar Rp 6,98 triliun di Februari 2014. Jumlah ini naik dari posisi di Januari 2014 yang mencapai Rp 6,85 triliun. Naik juga dari Rp 6,64 triliun di akhir 2013.

Sumber: http://finance.detik.com/read/2014/03/20/074300/2531079/4/1/ini-para-pemberi-utang-luar-negeri-terbesar-indonesia#bigpic

Senin, 12 Mei 2014

Visi dan Misi Capres PDI-P Tentang Pendidikan Karakter, Energi dan Sistem Manajemen Disribusi Logistik

Temui Para CEO, Jokowi Bicara Ekonomi Nasional dan Revolusi Mental. 

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menemui beberapa pimpinan perusahaan di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam pertemuan itu, Jokowi bicara masalah ekonomi dan revolusi mental di depan para Chief Exceutif Officer (CEO).

Pertemuan berlangsung secara tertutup sejak pukul 10.30 hingga pukul 12.00 WIB, Selasa (13/5/2014). Dikabarkan ada sekitar 16 CEO yang hadir dalam pertemuan itu.

"Ya ketemu dengan semuanya, manajer, CEO, yang berkaitan dengan pandangan-pandangan ekonomi kita ke depan. Mengenai langkah-langkah dan agenda ekonomi kita ke depan seperti apa," ujar Jokowi usai pertemuan.

Jokowi mengaku, dirinya juga ditanya soal perkembangan ekonomi nasional, mengingat dirinya saat ini merupakan salah satu bakal calon presiden untuk Pilpres 9 Juli mendatang. Namun, dengan dia menjelaskan soal rencana pembangunan ekonomi yang diakuinya sudah disiapkannya.

"Tadi bertanya mengenai Jakarta, tapi terakhir-terakhir masuknya ke nasional. Ya saya jawab semuanya. Memang kita sudah siap, nanti dipikir kita tidak siap," kata Jokowi.

Tak hanya ekonomi, Jokowi juga berbicara masalah 'Revolusi Mental' yang belakangan digadang-gadangkannya. Menurutnya perlu sebuah perubahan karakter bangsa yang dimulai sejak dini melalui dunia pendidikan.

"Tadi saya sampaikan pertama, perlunya sebuah revolousi mental. Ini dasar dan penting sekali. Dunia pendidikan di SD 80%-nya harus pendidikan karakter, 20%-nya pengetahuan. Di SMP, 60%-nya pengetahuan dan 40% pendidikan karakter. Di SMA 80% pengetahuan dan 20% karakter. Kenapa kita lakukan? Karena membangun sebuah budaya kerja. Kita menyiapkan anak-anak kita untuk masuk ke sana, sehingga anak-anak muda kita muncul menjadi sebuah kekuatan yang produktif. Larinya ke daya saing," jelas Jokowi.

"Kemudian mengenai infrastruktur, mengenai pentingnya 'tol laut'. Sehingga harga semen di Jawa, Papua, Sulawesi, itu sama, karena ada setiap hari kapal yang bergerak dari Jawa, Sulawesi, Papua. Sehigga manajemen disribusi logistik betul-betul terbangun. Karena itu yang murah di laut itu. Jangan sampai di Jawa Rp 50 ribu, di Papua Rp 1 juta lebih. Kemudian masalah energi, baik yang berkaitan dengan listrik, bahan mineral kita, dan baik yang berkaitan dengan sawit," tambahnya.

http://finance.detik.com/read/2014/05/13/131251/2581225/4/temui-para-ceo-jokowi-bicara-ekonomi-nasional-dan-revolusi-mental?f9911013