Tampilkan postingan dengan label Primbon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Primbon. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 September 2015

Mencari Hari Baik Berdasakan Primbon

Dalam melakukan hajat perkawinan, mendirikan rumah, bepergian dan sebagainya. Kebanyakan orang jawa dahulu, mendasarkan atas hari yang berjumlah 7(senin-minggu) dan pasaran yang jumlahnya ada 5, tiap hari tentu ada rangkapannya pasaran, jelasnya : tiap hari tentu jatuh pada pasaran tertentu.


Menurut peritungan Jawa pada umumnya dikenal 7 hari yang masing-masing mempunyai jumlah berlainan; 



•Akad (Minggu) jumlah neptu 5
•Senen (Senin) jumlah neptu 4
•Selasa (selasa)jumlah neptu 3
•Rebo (Rabu) jumlah neptu 7
•Kemis (Kamis) jumlah neptu 8
•Jumuah (Jum’at)jumlah neptu 6
•Setu (Sabtu) jumlah neptu 9 



Selain hari, orang Jawa juga sangat percaya adanya watak yang diakibatkan dari pengaruh Dasaran. dikenal adanya 5 pasaran yaitu 



•Kliwon jumlah neptunya 8
•Legi jumlah neptunya 5
•Pahing jumlah neptunya 9
•Pon jumlah neptunya 7
•Wage jumlah neptunya 4 



Neptu hari atau pasaran kelahiran untuk perkawinan 



Hari dan pasaran dari kelahiran dua calon temanten yaitu anak perempuan dan anak lelaki masing-masing dijumlahkan dahulu, kemudian masing masing dibuang (dikurangi) sembilan.


Misalnya :


Kelahiran anak perempuan adalah hari Jumat (neptu 6) wage (neptu 4) jumlah 10, dibuang 9 sisa 1



Sedangkan kelahiran anak laki-laki ahad (neptu 5) legi (neptu 5) jumlah 10 dikurangi 9 sisa 1.



Menurut perhitungan dan berdasarkan sisa diatas maka perhitungan seperti dibawah ini:
Apabila sisa: 



1 dan 4 : banyak celakanya
1 dan 5 :bisa
1 dan 6 : jauh sandang pangannya
1 dan 7 : banyak musuh
1 dan 8 : sengsara
1 dan 9 : menjadi perlindungan
2 dan 2 : selamat, banyak rejekinya
2 dan 3 : salah seorang cepat wafat
2 dan 4 : banyak godanya
2 dan 5 : banyak celakanya
2 dan 6 : cepat kaya
2 dan 7 : anaknya banyak yang mati
2 dan 8 : dekat rejekinya
2 dan 9 : banyak rejekinya
3 dan 3 : melarat
3 dan 4 : banyak celakanya
3 dan 5 : cepat berpisah
3 dan 6 : mandapat kebahagiaan
3 dan 7 : banyak celakanya
3 dan 8 : salah seorang cepat wafat
3 dan 9 : banyak rejeki
4 dan 4 : sering sakit
4 dan 5 : banyak godanya
4 dan 6 : banyak rejekinya
4 dan 7 : melarat
4 dan 8 : banyak halangannya
4 dan 9 : salah seorang kalah
5 dan 5 : tulus kebahagiaannya
5 dan 6 : dekat rejekinya
5 dan 7 : tulus sandang pangannya
5 dan 8 : banyak bahayanya
5 dan 9 : dekat sandang pangannya
6 dan 6 : besar celakanya
6 dan 7 : rukun
6 dan 8 : banyak musuh
6 dan 9 : sengsara
7 dan 7 : dihukum oleh istrinya
7 dan 8 : celaka karena diri sendiri
7 dan 9 : tulus perkawinannya
8 dan 8 : dikasihi orang
8 dan 9 : banyak celakanya
9 dan 9 : liar rejekinya 



Neptu hari dan pasaran dari kelahiran calon mempelai laki-laki dan perempuan, ditambah neptu pasaran hari perkawinan dan tanggal (bulan Jawa) semuanya dijumlahkan kemudian dikurangi/ dibuang masing tiga, apabila masih sisa : 



1 = berarti tidak baik, lekas berpisah hidup atau mati
2 = berarti baik, hidup rukun, sentosa dan dihormati
3 = berarti tidak baik, rumah tangganya hancur berantakan dan kedua-duanya bisa mati. 



Neptu hari dan pasaran dari kelahiran calon mempelai laki-laki dan perempuan, dijumlah kemudian dikurangi / dibuang empat-empat apabila sisanya : 



1 = Getho, jarang anaknya,
2 = Gembi, banyak anak,
3 = Sri banyak rejeki,
4 = Punggel, salah satu akan mati 



Hari kelahiran mempelai laki-laki dan mempelai wanita, apabila : 



Ahad dan Ahad, sering sakit
Ahad dan Senin, banyak sakit
Ahad dan Selasa, miskin
Ahad dan Rebo, selamat
Ahad dan Kamis, cekcok
Ahad dan Jumat, selamat
Ahad dan Sabtu, miskin
Senen dan Senen, tidak baik
Senen dan Selasa, selamat
Senen dan Rebo, anaknya perempuan
Senen dan Kamis, disayangi
Senen dan Jumat, selamat
Senen dan Sabtu, direstui
Selasa dan Selasa, tidak baik
Selasa dan Rebo, kaya
Selasa dan Kamis, kaya
Selasa dan Jumat, bercerai
Selasa dan Sabtu, sering sakit
Rebo dan Rebo, tidak baik
Rebo dan Kamis, selamat
Rebo dan Jumat, selamat
Rebo dan Sabtu, baik
Kamis dan Kamis, selamat
Kamis dan Jumat, selamat
Kamis dan Sabtu, celaka
Jumat dan Jumat, miskin
Jumat dan Sabtu celaka
Sabtu dan Sabtu, tidak baik 



HARI-HARI UNTUK MANTU DAN IJAB PENGANTIN
(baik buruknya bulan untuk mantu): 



1. Bulan Suro : Bertengkar dan menemui kerusakan (jangan dipakai)
2. Bulan Sapar : kekurangan, banyak hutang (boleh dipakai)
3. Bulan Mulud : lemah, mati salah seorang (jangan dipakai)
4. Bulan Bakdamulud : diomongkan jelek (boleh dipakai)
5. Bulan Bakdajumadilawal : sering kehilangan, banyak musuh (boleh dipakai)
6. Bulan Jumadilakhir : kaya akan mas dan perak
7. Bulan Rejeb : banyak kawan selamat
8. Bulan Ruwah : selamat
9. Bulan puasa : banyak bencananya (jangan dipakai)
10. Bulan Syawal : sedikit rejekinya, banyak hutang (boleh dipakai)
11. Bulan Dulkaidah : kekurangan, sakit-sakitan, bertengkar dengan teman (jangan dipakai)
12. Bulan Besar : senang dan selamat 



BULAN TANPA ANGGARA KASIH
Hari anggara kasih adalah selasa kliwon, disebut hari angker sebab hari itu adalah permulaan masa wuku. Menurut adat Jawa malamnya (senin malam menghadap) anggara kasih orang bersemedi, mengumpulkna kekuatan batin untuk kesaktian dan kejayaan. Siang harinya (selasa kliwon) memelihara, membersihkan pusaka wesi aji, empu mulai membikin keris dalam majemur wayang. Bulan – bulan anggoro kasih tidak digunakan untuk mati, hajat-hajat lainnya dan apa saja yang diangggap penting.

Adapun bulan-bulan tanpa anggara kasih adalah:

1. dalam tahun Alib bulan 2 : Jumadilakhir dan besar
2. dalam tahun ehe bulanl 2 dan : jumadilakhir
3. dalam tahun jimawal bulan 2 : Suro dan rejeb
4. dalam tahun Je bulan 2 : Sapar
5. dalam tahun Dal bulan 2 : yaitu sapar dan puasa
6. dalam tahun Be bulan 2 : mulud dan syawan
7. dalam tahun wawu bulan 2 : Bakdomulud/syawal
8. dalam tahuin Jimakir bulan 2 : Jumadilawal dan Dulkaidkah

SAAT TATAL

Saat tatal dibawah ini untuk memilih waktu yang baik untuk mantu juga untuk pindah rumah, berpergian jauh dan memulai apa saja yang dianggap penting.
Ketentuan saat itu jatuh pada pasaran (tidak pada harinya ) :

1. pasaran legi : mulai jam 06.00 nasehet.mulai jam 08.24 Rejeki : mulai jam 25.36 rejeki mulai dri jam 10 48 selamat, mulai jam 13.12 pangkalan atau (halangan) mulai jam 15.36 pacak wesi

2. pasaran pahing : mulai jam 06.00 rejeki, jam 08.24 selamat, jam 10.48 pangkalan, jam 13.12 pacak wesi, jam 15.36 nasehat.

3. pasaran pon : mulai jam 06.00 selamat, jam 08.24 pangkalan, jam 10.48 pacak wesi, jam 13.12 nasehat, jam 15.36 rejeki

4. pasaran wage mulai jam 06.00 pangkalan, jam 08.24 pacak wesi, jam 13.12 nasehat jam 15.36 selamat.

5. pasaran kliwon, mulai jam 06.00 pacak wesi, jam 08.24 nasehat, jam 10.48 rejeki, jam 13-12 selamat jam 13.36 pangkalan.

HARI PASARAN UNTUK PERKAWINAN

Neptu dan hari pasaran dijumlah kemudian dikurangi/dibuang enam-enam apabila tersisa:

1 jatuh, mati, (tidak baik) asalnya bumi
2 jatuh, jodoh (baik) asalnya jodoh dengan langit
3 jatuh , selamat atau baik asalnya barat
4 jatuh, cerai atau tidak baik asalnya timur
5 jatuh, prihatin (tidak baik) asalnya selatan
6 jatuh, mati besan (tidak baik) asalnya utara

Dalam berdagang orang jawa mempunyai petungan (prediksi) khusus untuk mencapai sukses atau mendapatkan angsar (pengaruh nasib) yang baik, sehingga menjadikan rezekinya mudah.

Diantaranya petungan tersebut sebagai berikut :

Dalam “kitab primbon” (pustaka kejawen) terdapat berbagai cara dan keyakinan turun-temurun yang harus dilakukan orang yang akan melakukan kegiatan usaha perdagangan. Untuk memulai suatu usaha perdagangan orang jawa perlu memilih hari baik, diyakini bahwa berawal dari hari baik perjalanan usahapun akan membuahkan hasil maksimal, terhindar dari kegagalan.

Menurut pakar ilmu kejawen abdi dalem Karaton Kasunanan Surakarta, Ki KRM TB Djoko MP Hamidjoyo BA bahwa berdasarkan realita supranatural, menyiasati kegagalan manusia dalam usaha perlu diperhatikan. Prediksi menurut primbon perlu diperhatikan meski tidak sepenuhnya diyakini. Menurut Kitab Tafsir Jawi, dina pitu pasaran lima masing-masing hari dan pasaran karakter baik. Jika hari dan pasaran tersebut menyatu, tidak secara otomatis menghasilkan karakter baik. Demikian juga dengan bulan suku, mangsa, tahun dan windu, masing-masing memiliki karakter baik kalau bertepatan dengan hari atau pasaran tertentu.

Golek dina becik (mencari hari yang baik) untuk memulai usaha dagang pada hakekatnya adalah mencari perpaduan hari, pasaran, tahun, windu dan mangsa yang menghasilkan penyatuan karakter baik. Misalnya pada hari rebo legi mangsa kasanga tahun jimakir windu adi merupakan penyatuan anasir waktu yang menghasilkan karakter baik.

Setiap karya akan berhasil sesuai dengan kodrat, jika dilakukan dalam kondisi waktu yang netral dari pencemaran, sengkala maupun sukerta. Manusia diberi kesempatan oleh Tuhan untuk beriktiar menanggulangi sukerta dan sengkala dengan melakukan wiradat. Misalnya dengan ruwatan atau dengan ajian rajah kalacakra, sehingga kejadian buruk tidak menjadi kenyataan.

Orang yang akan membuka usaha pun dapat melakukan upaya sendiri pada malam hari sebelum memulai usaha, yaitu berdoa mendasari doa kepada Tuhan sambil mengucapkan mantera rajah kalacakra Salam, salam, salam Yamaraja jaramaya, yamarani niramaya, yasilapa palasiya, yamidora radomiya, yamidasa sadamiya, yadayuda dayudaya, yasilaca silacaya, yasihama mahasiya. Kemudian menutup dengan mantera Allah Ya Suci Ya Salam sebanyak 11 kali.

Untuk usaha perdagangan orang jawa yang masih percaya pada petung, akan menggunakannya baik untuk menentukan jenis barang maupun tempat berdagang dan sebagainya. Petung tersebut didasarkan weton (kelahiran dari yang bersangkutan)

Peluang merupakan filsafat kosmosentris bahwa manusia dan alam tidak dapat dipisahkan. Manusia merupakan bagian dari alam semesta sehingga geraknya tidak dapat lepas dari gerak alam, sebagaimana waktu dan arah mata angin.

Orang jawa mempunyai keyakinan bahwa saat dilahirkan manusia tidak sendirian karena disertai dengan segala perlengkapannya. Perlengkapan itu merupakan sarana untuk bekal hidup dikemudian hari, yaitu bakat dan jenis pekerjaan yang cocok. Di dalam ilmu kejawen kelengkapan itu dapat dicari dengan petung hari lahir, pasaran, jam, wuku tahun dan windu.

Menurut Usman petung sekedar klenik atau gugon tuhon melainkan merupakan hasil analisa dari orang-orang jawa pada masanya. Hasil analisa itu ditulis dalam bentuk primbon. Dengan petungan jawa, orang dapat membuat suatu analisa tentang anak yang baru lahir berdasarkan waktu kelahirannya. Misalnya anak akan berhasil jika menjadi wartawan, atau sukses jika menjadi pedagang.

Petung yang demikian itu juga digunakan di dalam dunia perdagangan. Orang jawa masih mempercayainya, akan menggunakan petung dengan cermat. Dari menentukan jenis dagangan waktu mulai berdagang diperhitungkan. Semua sudah ada ketentuannya berdasar waktu kelahiran yang bersangkutan.

Penerapan petung untuk usaha perdagangan akan menambah kemungkinan dan percaya diri untuk meraih sukses. Kepercayaan diri akan membuat lebih tepat dalam mengambil keputusan. Prediksi menurut petung di dalam perdagangan bukan hanya ada pada budaya orang jawa saja. Dalam budaya Cina misalnya, hingga kini perhitungan itu masih berperan besar, sekali pun pengusaha Cina itu sudah menjadi konglomerat.

Di Cina petung itu ada dalam Kitab Pek Ji atau Pak Che (delapan angka) yang juga berdasarkan kelahiran seseorang, yaitu tahun kelahiran memiliki nilai 2, bulan nilai 2, hari memiliki nilai 2 dan jam kelahiran nilai 2.

Meskipun orang lahir bersamaan waktu, rezeki yang diperoleh tidak sama karena yang satu menggunakan petung sedangkan yang lainnya tidak.

Banyak pula orang yang tidak mempercayai petung. Mereka menganggapnya klenik atau tahayul. Mereka berpendapat dengan rasionya dapat manipulasi alam. Anggapan demikian belum pas, meskipun manusia dapat merekayasa, alam ternyata akan berjalan sesuai dengan mekanismenya sendiri

Untuk perhitungan mendirikan / pindahan rumah

A. Pertama-tama yg diperhitungakan adalah Bulan Jawa, yaitu :

1. Bulan Sura = tidak baik
2. Bulan Sapar = tidak baik
3. Bulan Mulud (Rabingulawal) = tidak baik
4. Bulan Bakdamulud (Rabingulakir) = baik
5. Bulan Jumadilawal = tidak baik
6. Bulan Jumadilakir = kurang baik
7. Bulan Rejeb = tidak baik
8. Bulan Ruwah (Sakban) = baik
9. Bulan Pasa (Ramelan) = tidak baik
10. Bulan Sawal = sangat tidak baik
11. Bulan Dulkaidah = cukup baik
12. Besar = sangat baik

Berdasarkan perhitungan diatas, bulan yg baik adalah : Bakdamulud, Ruwah, Dulkaidah, dan Besar.

B. Langkah kedua yaitu menghitung jumlah hari dan pasaran dari suami serta istri.

1. Suami = 29 Agustus 1973
- Rabu = 7
- Kliwon = 8
- Neptu (Total) = 15

2. Istri = 21 Desember 1976
- Selasa = 3
- Kliwon = 8
- Neptu (Total) = 11
Jumlah Neptu Suami + Istri = 15 + 11 = 36

C. Langkah ketiga, menghitung Pancasuda.

Jumlah ((Neptu suami + Neptu Istri + Hari Pindahan/Pendirian Rumah) : 5). Bila selisihnya 3, 2, atau 1 itu sangat baik. Cara ini disebut PANCASUDA.

PANCASUDA :
1. Sri = Rejeki Melimpah
2. Lungguh = Mendapat Derajat
3. Gedhong = Kaya Harta Benda
4. Lara = Sakit-Sakitan Primbon Jawa Lengkap
5. Pati = Mati dalam arti Luas

Lalu mengurutkan angka hari pasaran mulai dari jumlah yang paling kecil yaitu (selasa (3) + wage (4) = 7), hingga sampai jumlah yang paling besar yaitu (Sabtu (9) + Pahing (9) = 18.

7 + 36 = 43 : 5 sisa 3 = Cukup Baik
8 + 36 = 44 : 5 sisa 4 = Tidak Baik
9 + 36 = 45 : 5 sisa 5 (yg habis dibagi 5 dianggap sisa 5) = Jelek Sekali
10 + 36 = 46 : 5 sisa 1 = Baik Sekali
11 + 36 = 47 : 5 sisa 2 = Baik
12 + 36 = 48 : 5 sisa 3 = Cukup Baik
13 + 36 = 49 : 5 sisa 4 = Tidak Baik
14 + 36 = 50 : 5 sisa 5 = Jelek Sekali
15 + 36 = 51 : 5 sisa 1 = Baik Sekali
16 + 36 = 52 : 5 sisa 2 = Baik
17 + 36 = 53 : 5 sisa 3 = Cukup Baik
18 + 36 = 54 : 5 sisa 4 = Tidak Baik

Dari paparan tersebut diketahui hari baik untuk mendirikan rumah tinggal, khusus bagi pasangan suami–istri yang hari-pasaran-lahir keduanya berjumlah 36 adalah :

Terbaik 1 :
a. hari-pasaran berjumlah 10 ( Selasa Pon, Jumat Wage dan Minggu Legi)
b. hari-pasaran berjumlah 15 (Rabu Kliwon, Kamis Pon dan Jumat Pahing)

Terbaik 2 :
a. hari-pasaran berjumlah 11 (Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage dan Jumat legi)
b. hari-pasaran berjumlah 16 (Rabu Pahing, Kamis Kliwon dan Sabtu Pon)

Terbaik 3 :
a. hari-pasaran berjumlah 7 (Selasa Wage)
b. hari-pasaran berjumlah 12 (Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage dan Minggu Pon)
c. hari-pasaran berjumlah 17 (Kamis Pahing dan Sabtu Kliwon)

D. Selanjutnya pilih salah satu dari 21 hari baik yang berada dalam bulan Bulan Bakdamulud, Bulan Ruwah, Bulan Dulkaidah dan Bulan Besar,yaitu:

1. Bulan Bakdamulud (Rabingulakir)
Bulan baik untuk mendirikan sesuatu termasuk rumah tinggal. Keluarga yang bersangkutan mendapat wahyu keberuntungan, apa yang diinginkan terlaksana, cita-citanya tercapai, selalu menang dalam menghadapi perkara, berhasil dalam bercocok-tanam, berkelimpahan emas dan uang, mendapat doa restu Nabi, dan lindungan dari Allah.

2. Bulan Ruwah (Sakban)
Bulan baik untuk mendirikan rumah tinggal. Rejeki melimpah dan halal, disegani, dihormati dan disenangi orang banyak, mendapat doa Rasul.

3. Bulan Dulkaidah
Cukup baik, dicintai anak istri, para orang tua, saudara, dan handaitaulan. Dalam hal bercocok-tanam lumayan hasilnya. Banyak rejeki dan cukup uang. Keadaan keluarga harmonis, tentram, damai dan mendapatkan doa dari Rasul.

4. Bulan Besar.
Baik, banyak mendapat rejeki, berkelimpahan harta-benda dan uang. Anggota keluarga yang berdiam di areal rumah-tinggalnya yang dibangun pada bulan Besar merasakan ketentraman lair batin, serta dihormati.

Terbaik 1 :
1. Selasa Pon,
2. Jumat Wage,
3. Minggu Legi,
4. Rabu Kliwon,
5. Kamis Pon,
6. Jumat Pahing,

Terbaik 2 :
7. Senin Pon,
8. Selasa Kliwon,
9. Rabu Wage,
10. Jumat legi,
11. Rabu Pahing,
12. Kamis Kliwon,
13. Sabtu Pon,

Terbaik 3 :
14. Selasa Wage,
15. Senin Kliwon,
16. Selasa Pahing,
17. Rabu Legi,
18. Kamis Wage,
19. Minggu Pon,
20. Kamis Pahing,
21. Sabtu Kliwon,

Contoh : Jum’at Pahing
- 20 April 2007
- 07 September 2007
- 21 Desember 2007

Dalam astrologi Jawa juga dikenal adanya bintang, yang biasa disebut Wuku; ada 30 wuku yang masing-masing mempunyai Dewa (Betara) pelindung (yang kemudian sering dijadikan simbol dari wuku tersebut, seperti misalnya dalam zodiak Sagitarius disimbolkan manusia dengan badan kuda sedang memanah), hari baik, hari sial, dan watak serta bakat sendiri-sendiri. Ke 30 wuku tersebut adalah sebagai berikut:

1 . Sinta dewa pelindung Dewa Betara Jamadipati
2. Landep dewa pelindung Dewa Betara Mahadewa
3. Wukir dewa pelindung Dewa Betara Mahajekti
4. Kurantil dewa pelindung Dewa Betara Langsur
5. Tolu dewa pelindung Dewa Betara Baju
6. Gumbreg dewa pelindung Dewa Betara Tjandra
7. Warigalit dewa.pelindung Dewa Betara Asmara
8. Warigagung dewa pelindung Dewa Betara Maharesi
9. Djulungwangi dewa pelindung Dewa Betara Sambu
10. Sungsang dewa pelindung Dewa Betara Gana
11. Galungan dewa pelindung Dewa Betara Kamadjaja
12. Kuningan dewa pelindung Dewa Betara Indera
13. Langkir dewa pelindung Dewa Betara Kala
14. Mandasija dewa pelindung Dewa Betara Brama
15. Djulungpudjud dewa pelindung Dewa Betara Guritna
16. Pahang dewa pelindung Dewa Betara Tantra
17. Kuruwelut dewa pelindung Dewa Betara Wisnu
18. Marakeh dewa pelindung Dewa Betara Surenggana
19. Tambir dewa pelindung Dewa Betara Siwah
20. Medangkungan dewa pelindung Dewa Betara Basuki
21. Maktal dewa pelindung Dewa Betara Sakri
22. Wuje dewa pelindung Dewa Betara Kuwera
23. Manahil dewa pelindung Dewa Betara Tjitragotra
24. Prangbakat dewa pelindung Dewa Betara Bisma
25. Bala dewa pelindung Dewa Betari Durga
26. Wugu dewa pelindung Dewa Betara Singdjalma
27. Wajang dewa pelindung Dewa Betari Sri
28. Kuwalu dewa pelindung Dewa Betara Sadana
29. Dukut dewa pelindung Dewa Betara Sakri
30. Watugunung dewa pelindung Dewa Betara Anantaboga

Dalam memperhitungkan perjodohan seorang harus menghitung jumlah naptu dari hari pasaran kedua calon pengantin tersebut.

Menurut kepercayaan di jawa, apabila naptu dari dua orang yang akan dijodohkan berjumlah 25 maka hubungan kedua belah tersebut tidak bisa dilanjutkan. Hal ini disebabkan 25 apabila dikurangi 24 tinggal satu (1) angka I ini tidak bisa dibagi dua (perkawinan melibatkan dua orang). Angka 24 ini diambil dari angka 3 dikalikan 8, jadi pada pokoknya angka yang paling dihindari adalah tiga (3). Angka tiga dianggap angka sial, karena angka ini adalah angka pati, tali yang mengikat orang mati (Jawa=Pocongan) berjumlah tiga, jumlah tali itulah yang kemudian dianggap sebagai jumlah angka yang membawa sial. Dan nampaknya orang Jawa pada umumnya masih sangat mempercayai perhitungan ini.

Selain perhitungan jumlah hari pasaran, perkawinan pada masa lalu juga mempunyai pantangan tertentu, seseorang tidak boleh menikah dengan orang yang RUBUH KARANG yaitu:

Orang yang tinggal saling berhadapan
Orang yang tinggal saling membelakangi (ketemu punggung)
Orang yang tinggal tepat bersebelahan di kanan kiri (Ilmu Warisan Leluhur)


Sumber : http://ilmukesaktian.blogspot.co.id/2011/06/mencari-hari-baik-berdasakan-primbon.html

Sabtu, 19 September 2015

Arti Nama dan Watak Anda Menurut Primbon

Ramalan atau primbon Jawa sangat banyak dipercaya, tak heran banyak orang berbondong-bondong mencari primbon namanya menurut primbon Jawa.

Daripada anda pigi kemana-mana hasil ngak jelas mending anda kunjungi web Arti Nama Anda Menurut Primbon. 


Aplikasi ramalan ini,

http://pastehtml.com/view/bf59odyv3.html

Caranya anda masukin nama dan tanggal lahir pada form yang tersedia lalu klik ramal. 

Cukup tepat ko. coba aja...

Hasil Ramalan Arti Namaku

Nama Anda: eko muriadi yusuf Tanggal lahir: 23 Mei 1981 Neptu Anda: Sabtu Wage Angka neptu Anda: 13

Watak Anda Berdasar huruf baku awal (Jawa) nama: ha HA (H) Wataknya tidak dapat dibohongi, tidak senang jika diungguli oleh orang lain, jika hatinya sedang senang, ia dapat memberikan apa saja yang menjadi miliknya, jika marah tidak ada yang dapat menghalangi.
Berdasar tanggal lahir: 23
Wataknya pandai dan ramah, mudah marah tetapi cepat reda.
Berdasar hari lahir: Sabtu
Selayaknya Angin. Wataknya ditakuti oleh orang lain, memiliki kekayaan, oleh sebab itu orang lain sakit hati padanya karena dapat dengan mudah mencari sandang pangan, .atau berdagang cepat laku. lebih cenderung hatinya pada pekerjaan tangan. Suka membandel dan berkepala batu dan tidak mau menuruti perintah orang lain.
Berdasar pasaran: Wage
Menggambarkan Burung Gagak, wataknya baik, semua yang diharapkan banyak yang terjadi, ceroboh, bodoh, jika diingatkan selalu marah, semua diterjang tanpa melakukan perhitungan, sedikit usaha untuk mencari rejeki, jika sudah mendapatkan rejeki kemudian lupa pada saudara dan keluarganya, apalagi terhadap orang tua, jika mempunyai kedudukan akan bersifat angkuh. Disamping itu ia mempunyai pendirian yang keras, berpikirnya lambat dan kurang pandai bicara.
Berdasar angka neptu dikurang 7 - 7 hasilnya: 6 Warak Karungrungan, wataknya selalu sakit sakitan.

Peruntungan Anda
Berdasar hari: Sabtu
Pada awal kelahiran rejekinya biasa, pada saat dewasa rejekinya kecil tetapi menjelang tua hingga hari tuanya memiliki rejeki yang besar.

Berdasar neptu: Sabtu Wage
sandangnya ada di Selatan, rejekinya ada di Utara, sakitnya ada di Timur, kematiannya ada di Barat

Berdasar angka neptu 13 jatuh pada: Tangan
Sebaiknya bekerja pada bidang yang berkaitan dengan pertanian atau perkebunan (menjadi petani atau pemilik kebun), atau berjualan emas.

Kamis, 03 April 2014

Permainan CINTA


Ayo yang sedang jatuh cinta, sedang apa ya kamu ? Hallo, apa kabarmu ?

Ada suatu perkataan petuah "tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta". Betul apa betul nih....

Coba hitung jumlah namamu berdasarkan kecocokan dengan sih Doi.

A = 2
B = 2
C = 1
D = 2
E = 2
F = 2
G = 2
H = 3
I = 2
J = 2
K = 1
L = 2
M = 2
N = 5
O = 3
P = 4
Q = 2
R = 5
S = 3
T = 2
U = 1
V = 2
W = 3
X = 3
Y = 5
Z = 2

10. Dia kurang cocok bagimu
11. Jauh dimata dekat di hati
12. Malu tapi mau
13. Sangat serasi bagi si dia
14. Cinta tapi malu
15. Dia hanya mempermainkan dirimu
16. Jangan berjanji kalau tidak ditepati
17. Jodoh
18. Bukan hanya kamu yang cinta
19. Jangan selalu mengharapkannya
20. Dia sangat mencintaimu
21. Benci tapi rindu
22. Dia sangat menantimu
23. Dia tidak suka kelakukanmu
24. Banyak saingan
25. Ada orang ke - 3
26. Diam - diam dia mencintaimu
27. Cemburu boleh tapi jangan terlalu
28. Dibelakangmu, dia bersikap lain
29. Beruntung kau memilikinya.
30. Ada yang tidak suka hubungan dengan dia
31. Kemudian, dia tidak suka
32. Dia benci kamu
33. Kamu suka dia, dia suka kamu
34. Dunia bagai milikmu berdua
35. Hanya kau seorang yang ku cintai

Contoh 1 :
Eko = 2+1+3 = 6
Sri = 3+5+2 = 12
maka 6 + 12 = 18. Bukan hanya kamu yang cinta

Bila memakai nama depan antara eko dan sri bisa diramalkan Bukan hanya kamu yang cinta.        

Contoh 2 :
Yudi = 5+1+2+2 = 10
Sri = 3+5+2 = 12
maka 10+12 = 22. Dia sangat menantimu

Bila memakai nama panggilan antara yudi dan sri bisa diramalkan Dia sangat menantimu.

Eit's,.. ada lagi neh yang lainnya.

A = 2
B = 1
C = 2
D = 2
E = 4
F = 2
G = 1
H = 1
I = 5
J = 1
K = 2
L = 3
M = 3
N = 2
O = 3
P = 1
Q = 4
R = 2
S = 1
T = 3
U = 4
V = 5
W = 1
X = 2
Y = 4
Z = 5

10. Yakinkan dia milikmu
11. Jangan dengar kata mereka
12. Malu tapi mau
13. Kau dan dia terpisah jarak waktu
14. Kau selalu mengingatnya
15. Rindu berat
16. Kau harus bisa menahan gejolak rindu
17. Jauh di mata dekat di hati
18. Diam - diam dia ada yang punya
19. Ada orang ke - 4 yaitu dia uda .........
20. Hanya teman biasa
21. Kau yang terindah baginya
22. Cinta pertama
23. Rasakan getaran cinta
24. Dia sangat menyintaimu
25. Percayalah padanya
26. Katanya kau seluruh hidupnya
27. Disetujui orang tua
28. Ketulusannya hanya untukmu
29. Kamu harus mau apapun yang terjadi
30. Tidak disetujui orang tua
31. Cintanya nempel terus
32. Jangan terlalu cemburu
33. Kasmaran
34. Dia benci kamu
35. Jangan sok aksi

Contoh 1 :
Eko = 4+2+3 = 9
Sri = 1+2+5 = 8
maka 9+8 = 17. Jauh di mata dekat di hati

Bila memakai nama depan antara eko dan sri bisa diramalkan Jauh di mata dekat di hati.

Contoh 2 :
Yudi = 4+4+2+5 = 15
Sri = 1+2+5 = 8
maka 15+8 = 23.  Rasakan getaran cinta

Bila memakai nama panggilan antara yudi dan sri bisa diramalkan Rasakan getaran cinta. 

Nah loh, hayo jangan kurang ajar ya. ckckckck ...

Minggu, 16 Desember 2012

Primbon Karakter Orang Berdasarkan Tanggal, Bulan Lahir

Ayo cocokan tanggal lahirmu dengan sifat-sifatmu :

*...*Tanggal 1,9,24:
Pada umumnya pendiam, tapi kalo udah kenal rame, sangat setia, baik hati.

*...*Tanggal 2,11,30:
Perasa, lebih suka tinggal dirumah, ramah, sabar,sering mengalah, suka bergaul.

*...*Tanggal 3,18,29:
sabar, bijaksana, bertanggung jawab, jujur, ramah, susah dimengerti, mudah marah

*...*Tanggal 4,13:
mudah jatuh cinta, kadang kekanak-kanakan, mudah tertawa, pandai, pandai bergaul

*...*Tanggal 5 & 17:
optimis, bercita2 tinggi, berwatak keras, apa yang diinginkan harus dipenuhi, mudah jatuh cinta.

*...*Tanggal 6,14,27:
tidak mau kalah, pantang menyerah, jujur dan adil, ingin memberikan yang terbaik.

*...*Tanggal 7,28,31:
terbuka, jujur, mudah dipengaruhi, ingin mencapai sesuatu dgn mudah.

*...*Tanggal 8,23:
ramah, perasa,lembut, bijaksana, dalam hal cinta mereka tabah dan rela berkorban.

*...*Tanggal 10,16,21:
pekerja keras,mudah tersinggung, jujur, tabah, setia, mudah cemburu, kalau baik sgt baik

*...*Tanggal 12,19:
suka dipuji, suka berpakaian rapi, mempunyai bakat memimpin, dapat dipercaya dlm hal cinta

*...*Tanggal 15,20,26:
romantis, setia 1 pasangan, penuh pengertian, disenangi oleh teman2, tidak suka perpecahan, penyabar.

*...*Tanggal 22,25:
Susah dimengerti, penuh pengertian, suka merendahkan diri, jarang mau menonjolkan kelebihan......:)

Bagaimana, cocok kan?

Sumber : ruanghati.com tmn fb

"Arti Bulan Lahir Mu"

1.Jan = Setia-Egois

2.Feb = Pusat perhatian-Ramah

3.Mar = Keras kpala-Berani

4.Apr = Cuek-Susah dtebak

5.Mei = Jujur-Penyayang

6.Juni = Menarik-Keras kepala

7.Juli = Dewasa-Setia

8.Agt = Super-Pinter

9.Sep = Manja-baik

10.Okt = kalem-misterius

11.Nov = Penuh pesona-Anggun

12.Des = Ceria-setia

Sumber :  KOMUNITAS PERSATUAN INDONESIA tmn FB