Tampilkan postingan dengan label Serba-Serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba-Serbi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 September 2016

Situs Terpendam Candi Kajangkoso, Lebih Besar dari Borobudur?

Liputan6.com, Semarang - Temuan situs Tamansari di Dusun Gendungan, Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, beberapa waktu lalu seperti membuka misteri peradaban purba di kaki Gunung Merapi. Temuan itu kembali mengingatkan pada situs yang pernah menjadi perbincangan ramai pada 2001, yakni Situs Kajangkoso.

Situs Kajangkoso berada di Desa Kajangkoso, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Penampakan yang terlihat berupa struktur batu yang tertata sebagaimana sebuah candi. Saat ditemukan dan hingga kini, situs Kajangkoso memang sangat minim kelengkapan komponen bangunan candi.

Situs ini bisa dilihat di ruas jalan menuju ke arah pos pengamatan Gunung Merapi Babadan. Situs ini ditemukan oleh petani saat membuat saluran irigasi.

"Di saluran air itu ditemukan struktur batu. Bahkan kalau airnya sedang tidak deras, terlihat kasat mata," kata seorang ibu, warga Kajangkoso, Minggu (22/5/2016).

Kondisi situs ini sampai sekarang tidak berubah. Ketika ditemukan warga melalui desa sudah melapor ke Balai Pelestarian Cagar Budaya. Namun demikian, tidak dilanjutkan untuk ekskavasi.

"Karena besarnya diperkirakan lebih besar dari Candi Borobudur, warga kan kemudian khawatir kalau disuruh bedhol desa," kata ibu tadi.

Harus diakui, memang sangat sulit mencari kebenaran tentang ukuran situs. Arkeolog UGM Joko Dwiyanto menyebutkan sejauh ini pihaknya belum pernah mendengar keberadaan situs itu. Namun Joko meyakinkan bahwa keberadaan sebuah situs selalu berhubungan dengan sebuah prasasti.

"Yang jelas kami belum pernah meneliti tentang Kajangkoso. Apakah benar lebih besar dari Borobudur, saya pikir perlu penelitian lebih jauh," kata Joko Dwianto.

Menurut Joko, situs Kajangkoso bisa jadi sebuah prasasti. Atau bahkan ada sebuah prasasti yang bisa menjelaskan hal itu.

"Melalui prasasti kita bisa mendapatkan informasi tentang keberadaan sebuah situs," kata Joko.

Situs yang Terpendam

Kondisi situs saat ini masih terpendam. Mulai dari terpendam areal persawahan, irigasi, bangunan rumah, bahkan juga jalan raya. Struktur batu yang tertata itu tidak seluruhnya bisa dilihat.

Yang terlihat di situs ini hanya sebuah padu sudut candi, yang berada di sebuah irigasi, yang jika air dari puncak cukup deras, batu candi ini akan sangat sulit terlihat oleh mata.

Sesungguhnya penemuan situs ini sempat dilaporkan ke yang berwenang. Kemudian dari hasil pantauan awal disimpulkan bahwa kemungkinan struktur batu yg berada di saluran irigasi tersebut diperkirakan adalah sudut candi.

"Dulu pernah juga ditemukan arca sapi," kata seorang ibu warga Kajangkoso.  
Keberadaan Candi Kajangkoso memang mempertegas adanya peradaban purba yang terkubur erupsi Gunung Merapi. Seperti disebutkan arkeolog Djoko Dwiyanto, bahwa di sekeliling Gunung Merapi dan Merbabu memang bertebaran peninggalan-peninggalan masa lalu.

"Jumlahnya memang banyak. Kalaupun sekarang banyak yang terkubur, itu karena erupsi Gunung Merapi," kata Djoko Dwianto.

Ada juga analisis yang menyebutkan bahwa Kecamatan Dukun sejatinya adalah pusat peradaban purba sebelum Borobudur yang dibangun pada abad ketujuh. Analisis itu menempatkan Candi Kajangkoso sebagai pusat seperti Borobudur, dengan candi-candi lain seperti Candi Asu, Candi Jago, dan Candi Pendem berfungsi sebagai penyangga. Seperti fungsi Candi Pawon dan Candi Mendut di Borobudur.

Sejauh ini candi tersebut memang belum bisa dipastikan tergolong Candi Hindu atau Budha. Namun petunjuk awal ditemukannya arca Nandi menunjukkan bahwa candi ini adalah candi Hindu.

Peminat sejarah dan peradaban purba asal Muntilan, Agus Sutijanto, menyebutkan bahwa ada juga kemungkinan bahwa Candi Kajangkoso ini mungkin memiliki lay out seperti Candi Prambanan.

"Jika itu candi Hindhu, bisa jadi seperti Prambanan. Setelah terkubur seperti Kota Pompei, baru dipindahkan ke Prambanan," kata Agus.

Jadi, benarkah Candi Kajangkoso lebih besar dari Borobudur?

Sumber: http://regional.liputan6.com/read/2513024/situs-terpendam-candi-kajangkoso-lebih-besar-dari-borobudur?utm_source=FB&utm_medium=Post&utm_campaign=FBRegional

Selasa, 22 Desember 2015

Cinta abadi 5000 tahun


Sepasang kerangka laki-laki dan perempuan zaman batu baru yang saling berpelukan erat tergali di Italia. Sepasang kerangka yang saling berpelukan hangat ini, menggoncang semua orang yang melihatnya. Arkeolog memperkirakan, bahwa sepasang kerangka ini telah terkubur kurang lebih 5.000-6.000 tahun lamanya di bawah tanah! pelukan selama 5.000 tahun ini bukan saja menggoncang arkeolog, bahkan masyarakat dunia.

Untuk mempertahankan gaya pelukan ini, ilmuwan belum memutuskan memisahkan potongan kerangka tersebut. “Kami akan tetap mempertahankan sikap mereka selama ini yaitu saling berpelukan.” Demikian ujar arkeolog Irena Mannorti yang menemukan sepasang kerangka ini sepekan lalu. Setelah kerangka itu dipindahkan, ilmuwan akan meneliti lebih lanjut terhadap sepasang kekasih yang saling berpelukan abadi ini. Selanjutnya, kerangka tersebut akan di simpan di museum nasional Italia.

Menurut ilmuwan, bahwa pengetahuan mereka terhadap pasangan kekasih zaman batu ini sangat sedikit. Kerangka tersebut ditemukan di sebuah daerah pinggiran Kota Valdaro, Mantova, karena itu dinamakan “kekasih Valdaro”. Arkeolog nampaknya sangat yakin bahwa mereka meninggal saat remaja, sebab gigi mereka masih utuh. Selain itu, karena seiring dengan ditemukannya sebuah panah dan beberapa perkakas di kerangka tersebut, dapat diketahui kalau mereka meninggal pada zaman batu. Dan di balik legenda yang dianggap paling agung dalam sejarah arkeologi Italia ini masih banyak teka-teki yang perlu diuraikan. Ada indikasi menunjukkan, bahwa kedua insan ini bukannya meninggal dalam kondisi saling berpelukan, melainkan dikubur demikian di tanah makam prasejarah

Sumber : http://shendisucklertz.blogspot.com/2009/11/cinta-abadi-5000-tahun.html

Mungkinkah manusia mengebor bumi sampai tembus

Tentu saja tidak mudah menjawab pertanyaan itu. Sekarang, tampaknya mustahil manusia bisa mengebor bumi sampai tembus. Entah di masa-masa mendatang, barangkali manusia menemukan teknologi yang lebih maju di bidang pengeboran.

Yang jelas, bola bumi memiliki diameter sepanjang 12.756 kilometer atau lebih dari 12 juta meter. Jadi, kalau manusia ingin mengebor bumi sampai tembus, diperlukan alat bor yang panjangnya lebih dari 12 juta meter. Wow…, panjang sekali.

Selain itu, suhu di inti bumi sangat panas. Inti bumi terdiri dari nikel beku setebal 1.370 km dan suhu mencapai 4.000 0C. Wow, panas sekali, ya? Apa alat bornya tidak meleleh pada suhu setinggi itu?

PENGEBORAN TERDALAM

Bumi terdiri atas empat lapisan yang berbeda. Para ahli geologi menyatakan, sejak bumi mendingin 4,6 milyar tahun lalu, material yang berat “tenggelam”, sedangkan materi yang ringan muncul ke permukaan. Karenanya, lapisan kulit bumi terbuat terbuat dari materi yang ringan seperti batu granit. Sedangkan bagian dalam bumi berisi logam berat seperti nikel dan besi.

Mungkinkah manusia mengebor bumi sampai tembus?, rikyrizkiyana.blogspot.com
Kulit bumi adalah tempat yang kita tinggali ini. Di bawahnya adalah mantle (mantel), berupa materi berbentuk pasta seperti bubur. Inti bumi sangat panas dan memiliki tekanan yang sangat tinggi. Tubuh manusia akan hancur seperti perkedel jika datang ke pusat inti bumi karena tekanan yang sangat tinggi.

Manusia melakukan pengeboran bumi untuk beragam alasan. Untuk penelitian, mencari minyak, air, atau tujuan lain. Manusia sudah berhasil meneliti lapisan kulit bumi, tetapi inti bumi masih menjadi misteri.

Pengeboran minyak bumi biasanya ”tidak dalam”. Pada kedalaman 6.000 meter, minyak sudah ditemukan. Pengeboran terdalam yang pernah dilakukan manusia adalah yang dilakukan di Kola Peninsula, Rusia.


2410184462_b0b6721afd_o
2410184248_3ab829446d_o
2410183880_f582674f77_o
Pengeboran itu dimulai pada 1970 dan mencapai kedalaman 12.262 meter pada tahun 1994. Teknik pengeboran tidak dengan memutar alat bor, tetapi ditekan sedikit demi sedikit sambil mengeluarkan lumpur.

2410183758_40cd647a20_o
2410183702_bb734c0e20_o
1220004348
004
Tujuan pengeboran Kola Peninsula adalah 15 ribu meter. Tetapi tidak berhasil. Pada kedalaman itu, suhu mencapai bisa mencapai 300 derajat celcius atau bahkan lebih tinggi lagi. Terlalu panas untuk mengoperasikan alat bor di sana.

Pengeboran lain yang cukup dalam dilakukan di laut Kaspia. Mencapai kedalaman hampir sedalam di Kola Peninsula. Selain itu, ada pengeboran untuk riset di Bertha Rogers, Oklahoma, Texas dengan kedalaman 9.583 meter.

Pada pengeboran di Peninsula, tidak ditemukan minyak atau sumber alam. Tetapi ilmuwan berhasil mempelajari susunan lapisan bumi, termasuk lempeng yang berkaitan dengan gempa bumi serta komposisi fisik dan kimia dari inti bumi.

Mungkinkah manusia mengebor bumi sampai tembus?, rikyrizkiyana.blogspot.com
Tidak selamanya manusia melakukan pengeboran dari darat. Manusia juga melakukan pengeboran di laut. Bisa dengan menririkan pangkalan bor di laut, biasa disebut rig. Bisa juga mengebor melalui kapal, seperti kapal “Joides Resolution”. Kapal Joides Resolution memiliki tujuh lantai, milik Joint Oceanographic Institute yang bergerak di bidang penelitian ilmiah.

Mungkinkah manusia mengebor bumi sampai tembus?, rikyrizkiyana.blogspot.com
Nah, manusia telah mampu mengebor ke bumi sedalam lebih dari 12 ribu meter. Padahal diameter bumi mencapai 12 juta meter. Jadi, baru satu dibanding seribu. Mungkinkah suatu saat manusia bisa mengebor bumi sampai tembus?

Sabtu, 07 November 2015

5 Fenomena Alam Paling Mencengangkan di Indonesia

Banyak yang tidak percaya jika salju bisa turun di negara tropis seperti Indonesia, seperti halnya banyak yang akan tidak menyangka jika gurun pasir bisa ada di Indonesia. Tapi Indonesia adalah anomali, dan tak heran jika 5 fenomena alam seperti ini bisa ditemukan di Indonesia:

1. Danau Kaolin, Bangka Belitung.

Sekilas gambar ini menyerupai es di kutub, bahkan ada yang menyangka ini di Islandia. Tapi tahukah kamu kalau Danau Kaolin ini terletak di Desa Air Raya Tanjung Pandan, Belitung, Provinsi Bangka Belitung ?

Image via FB Prima H Sutiyono
Image via FB Prima H Sutiyono

Bagi yang belum tahu, Kaolin digunakan sebagai bahan baku utama atau pendukung untuk industri kertas, keramik/porselin, cat, sabun, kosmetik, pasta gigi, pupuk, dan farmasi.

Image via retnobanarti.blogspot.com
Image via retnobanarti.blogspot.com

Kaolin yang merupakan sebagian bahan baku pasta gigi saja bisa putih bersih begitu, gimana kalau berada di satu danau, ya? Danau Kaolin jadinya. Gimana ya rasanya berenang di danau ini?
:)
Image via forums.klikajadeh.net
Image via forums.klikajadeh.net

2. Puncak Jayawijaya, Papua.

Ini bukan salju-saljuan lho, tapi salju beneran!

Image via http://wisataindonesia.net/
Image via http://wisataindonesia.net/

Yap, kandungan es di pegunungan ini diperkirakan mencapai 5 persen dari cadangan es dunia yang berada di luar Benua Antartika. Namun akibat pemanasan global, jumlah tersebut dari tahun ke tahun kian menyusut seperti dikutip dari unopapua.com.

Image via disewain.com
Image via disewain.com

Perlu diketahui bahwa nama “Jayawijaya” yang terkenal tersebut merupakan nama puncaknya, bukan pegunungannya. Nama pegunungan dari Puncak Jayawijaya adalah Pegunungan Sudirman.

Image  via http://www.dutcheverest.nl/
Image via http://www.dutcheverest.nl/

Selain dikenal dengan nama “Puncak Jayawijaya”, puncak tertinggi di Pegunungan Sudirman tersebut juga dikenal dengan sebutan Carstensz Pyramide atau Puncak Carstensz, mengambil nama seorang penjelajah Belanda yang berhasil menaklukkan puncak tersebut pada tahun 1623.

3. Kawah Ijen, Banyuwangi.

Warna birunya kayak api yah? Kayak yang di kompor gitu. Hmmm….

Image via http://www.techinsider.io/

Fenomena Api Biru ini beneran nyata dan bisa kamu jumpai di Kawah Ijen yang merupakan kawah dari Gunung Ijen. Kawah Ijen terletak di perbatasan antara Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

21-13--2
Image via http://www.techinsider.io/

Sekitar tahun 2010, ada seorang peneliti dari Universitas Geneva di Swiss. Dia meneliti selama 3 hari dengan cara hanya memakai masker dan kacamata hitam, lalu tidur di bebatuan di sekitar kawah, seperti dikutip dari detik.com. Itu memang terlihat menyala seperti api namun sebenarnya “api biru” adalah gas yang keluar dari tanah bertemu dengan oksigen.

Image via http://www.techinsider.io/
Image via http://www.techinsider.io/

Bagus banget, bukan? Buat kamu yang mau ke sana disarankan untuk datang pada dini hari sampai pukul 05.00 pagi  karena pada jam segitu oksigennya sangat bagus dan api birunya terlihat sempurna.

4. Gunung Padang, Cianjur.

Eits, ini bukan gunung yang ada di Padang loh yaah.

Image via http://www.timetravelturtle.com/
Image via http://www.timetravelturtle.com/

Tapi ini merupakan Gunung Padang yang terletak di Cianjur, Jawa Barat.

Image via  Kompas.com/Fikria Hidayat-Kristianto Purnomo
Image via Kompas.com/Fikria Hidayat-Kristianto Purnomo

Gunung Padang ini memang tidak sepopuler Candi Borobudur yang ditetapkan sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia. Tapi tahukah kamu kalau situs Gunung Padang ini memiliki luas sebesar yang jauh lebih besar dan megah dibandingkan Candi Borobudur?

Image via news.liputan6.com
Image via news.liputan6.com

Tidak hanya itu, dikutip dari wisata.javaindonesiaorg, usia Gunung Padang juga diperkirakan mencapai 10.000 SM!! Bayangkan saja, waktu itu manusia purba di Eropa masih hidup di gua-gua. Kebudayaan Mesir (Piramida Giza) saja hanya berusia 3500 tahun SM. Bahkan Kebudayaan Cina dan Yunani berkisar di 2000-3000 SM. Wah, keren banget yah!

5. Gumuk Pasir, Yogyakarta.

Yang gemuk jangan sensi dulu ya, ini gumuk kok bukan gem*k. Gumuk merupakan bahasa jawa dari gundukan/tumpukan. Jadi Gumuk Pasir berarti gundukan yang terdiri dari pasir.

Image via aapgugm.org
Image via aapgugm.org

Gumuk Pasir ini terletak di Yogyakarta, lebih tepatnya di sepanjang muara Sungai Opak hingga Pantai Parangtritis. Nama lengkap Gumuk Pasir ini adalah Gumuk Pasir Parangkusumo.

Image via http://naryatours.com/
Image via http://naryatours.com/

Seperti dikutip dari wisata.javaindonesia.org, gundukan pasir yang mengumpul merupakan material yang berasal dari abu vulkanik gunung yang terbawa oleh aliran Sungai Opak, Sungai Progo dan sungai-sungai lainnya hingga akhirnya sampai ke Pantai Parangtritis. Kemudian di sini material vulkanik tersebut terombang-ambing oleh ombak hingga akhirnya terkikis dan berubah menjadi debu-debu halus yang akhirnya sampai ke tepi pantai dan dengan mudah dapat diterbangkan oleh angin. Karena proses yang secara terus-menerus tersebutlah hingga terbentuk gundukan pasir yang terkumpul di daratan sepanjang pantai Parangtritis dan Pantai Depok.

Image via swaragamafm.com
Image via swaragamafm.com

Wah benar-benar mencengangkan yah! Hayo dari 5 fenomena alam yang ada di negeri tercinta kita ini, sudah kah kamu mengunjungi ke salah satu atau semuanya?

Sumber:http://blog.8share.com/id/5-fenomena-alam-paling-mencengangkan-di-indonesia/

Minggu, 14 Desember 2014

Pendaki Gunung Indonesia

Di dunia pendakian ini ada banyak orang dengan beragam sifatnya yang bisa diklasifikasikan menjadi jenis-jenis pendaki tertentu. Mau tau apa aja?

1. Pendaki Nubie
Pendaki yang satu ini bisa dibilang orang yang belum pernah mendaki tapi niat-banget-pengen-mendaki dan terjun bebas di dunia pendakian. Doi bakalan kerja keras googling sana sini, tanya kanan kiri, demi mendapatkan informasi seputar dunia pendakian dan gunung mana yang akan dia daki pertama kali sesuai dengan kemampuannya. Pendaki nubie bakalan olahraga secara teratur untuk menghadapi pendakian pertamanya. Layak ditiru, pantas dicontoh, dan oke untuk dijadikan panutan.

2. Pendaki Senior
Namanya juga senior, pendaki jenis ini tentunya udah malang melintang di dunia pendakian, selain karena pengalamannya, tentu aja karena umurnya yang biasanya udah sepuh. Maksudnya tuaan dikit. Sebut aja gunung mana di Indonesia yang belum dia jamah, bahkan mungkin gunung di luar Indonesia pernah dia jajaki.

3. Pendaki Sejati
Pendaki jenis ini adalah pendaki yang sifatnya down to earth banget. Dia diem-diem aja anaknya, tapi... pengalamannya di dunia pendakian gak usah ditanya. Prinsip-prinsip pendakian juga dia pegang teguh. Survival skill-nya boleh diadu. Kematangan pikirannya boleh dijelajahi. Event-event pendakian macam 7summit, 20 hari 20 gunung, bersih gunung, elap gunung, marathon di gunung, mungkin pernah dia lakukan. Kontribusinya buat alam jangan ditanya. Jenis pendaki ini adalah pendaki yang top markotop dan selalu menerapkan 7 Hal Baik Yang Bisa Dilakukan di Gunung.

4. Pendaki 5cm
Tipe pendaki ini ditemukan baru-baru aja setelah booming-nya film 5cm. Baru-baru ini makin banyak orang-orang yang maunya dipanggil juple ketimbang nama aslinya, karena merasa sifatnya mirip si Juple. Ada juga yang pengennya dipanggil ian mungkin karena berat badannya sama. Atau Genta? Atau Riani? Atau ah... aku lelah. Kebanyakan dari para pendaki 5cm ini, menurut yang gue baca, adalah pendaki yang tiba-tiba muncul di event dengan jumlah pesertanya bisa ratusan bahkan ribuan. Sampe sekarang kadang gue masih gak habis pikir, itu mendaki gunung apa umroh sih. Oiya, tentu aja gunung yang incarannya adalah gunung Semeru. Dan serasa di film, kadang pendaki ini asal mendaki aja tanpa persiapan lengkap, kan di film semuanya serba enteng dan happy ending, cyin. But remember, reality bites. *OHOK*

5. Pendaki Rempong
Pendaki jenis ini punya contoh yang paling dekat, yaitu gue. Tanya sama temen-temen yang udah pernah mendaki bareng gue. Gimana bawelnya gue nanya logistik, ini itu sampai detail. Gimana gue yang mau manjat sehari semalem aja bawaannya kayak mau pindahan rumah. Gimana bawa baju, udah ada serep, masih ada serep lainnya. Gimana.. ah rempong pokoknya!


Sumber: Teman Facebook Backpacker Indonesia berbagi foto Pendaki Gunung Indonesia.

Senin, 08 Desember 2014

Inilah 5 Senjata Buatan Indonesia Yang Dikagumi Dunia


Setiap Negara pasti mempunyai senjata sebagai alat untuk mempertahankan kedaulatan bangsanya, tidak heran jika Negara maju berlomba-lomba untuk membuat pabrik senjata karena tingginya permintaan pasar akan ketersediaan senjata. 

Namun tahukah anda bahwa senjata buatan Indonesia tak kalah hebatnya dari Negara-negara maju lainya.

Berikut 5 Senjata Buatan Indonesia Yang Dikagumi Dunia 

1. Smoke Warhead

Smoke Warhead adalah kepala roket dengan diameter 70 mm dan cocok dipasangkan dengan roket pasangan pesawat seperti Super Tucano. Alat ini akan memberikan informasi kepada pilot letak atau posisi jatuhnya roket dengan cara mengeluarkan asap selama 2 menit saat roket jatuh ketanah.

Jangan salah kualitas dari Smoke Warhead ini sudah di akui oleh dunia seperti amerika serikat dan rusia, dua Negara penghasil senjata terbaik. Alat ini merupakan asli buatan anak negeri yang di produksi oleh PT Sari Bahari dari Ngalam, Malang, Jawa Timur.
Dan rencananya alat akan di ekspor ke chile sebanyak 260 unit.

2. Pesawat CN 235-MPA

Indonesia juga bisa memproduksi pesawat dengan kualitas terbaik salah satunya adalah CN 235-MPA. Alutsista buatan PT Dirgantara Indonesia ini banyak di minati oleh Negara asing seperti korea selatan yang telah memesan empat pesawat CN 235-MPA melalui kontrak yang telah di tanda tangani pada tahun 2008 dengan nilai total USD 94,5 juta. Pesawat ini sangat cocok di gunakan untuk melakukan patroli perairan dan angkutan personel.

Tidak hanya Negara luar saja yang membeli tetapi TNI AL juga membeli 3 unit pesawat CN-235 MPA ini sebagai bagian dari rencana memiliki 6 buah pesawat MPA sampai tahun 2014. Sistem dalam pesawat ini menggunakan Thales AMASCOS, radar pencari Thales/EADS Ocean Master Mk II, penjejak panas (thermal imaging) dari Thales, Elettronica ALR 733 radar warning receiver, dan CAE's AN/ASQ-508 magnetic anomaly detection system. Pesawat ini juga akan mengakomodasi Rudal Exocet MBDA AM-39 atau torpedo ringan Raytheon Mk 46.

3. Fast Patrol Boat
 
Alutsista ini di produksi oleh PT PAL dan telah menarik perhatian dari Negara tetangga yaitu timor leste. Kemudian pemerintah timor leste memutuskan untuk memesan dua kapal patroli cepat senilai USD 40 juta. Rencananya kapal ini akan di gunakan untuk melindungi wilayah teritorial Timor Leste.

Kecepatan maksimum dari kapal ini 30 knot dan memiliki dua baling-baling, serta dilengkapi Radar NavNet yang mampu mengintegrasikan data-data peralatan sistim navigasi dan komunikasi seperti echo sounder, speed log dan GPS ke dalam peta elektronik dan sistem radar. Kapal ini mampu bermanuver dengan lincah dan menahan gelombang yang tinggi.

4. Peluru dan senapan buatan PT Pindad

PT Perindustrian Angkatan Darat atau biasa di singkat Pindad adalah salah satu perusahaan pemasok alutsista bagi TNI-Polri. Selain di pakai untuk dalam negeri ternyata peluru buatan pindad juga mampu menarik perhatian Negara asing, hal ini terbukti dengan adanya permintaan dari Singapura, Filipinan, Bangladesh, hingga ke Amerika Serikat (AS).

Untuk senapan sendiri PT pindad telah banyak mengeluarkan varian nya seperti jenis senapan serbu (SSI-VI, SS2-V2, SS1-V3, SS1-V5), Senapan sniper (SPR-1) pistol (P-1, P-2), revolver (R1-V1, R1-V2, RG-1 (tiper A), RG-1 (tipe c), senapan sabhara/polisi (Sabhara V1 and Sabhara V2), senjata penjaga hutan, pistol profesional magnum, peluncur granat, dan pelindung tubuh (personal body protection).

Kedua senajata ini telah melalui uji kelayakan badan internasional, seperti semua produk Divisi Amunisi yang telah lulus pengujian standar NATO.
Demikian juga telah mendapatkan sertifikat ISO 9001 dari SGS Yearsly-International Certification Services Ltd, Inggris pada tahun 1994. 

5. Panser Anoa

Panser Anoa senapan buatan PT Pindad menjadi salah satu Alutsista yang paling laris dijual. Tidak hanya di dalam negeri, alutsista ini juga di minati oleh Negara-negara lain Seperti oman dan Malaysia. Belum lama ini pindad pun telah mengeluarkan panser anoa jenis baru yang mengusung kanon caliber 20 mm dan berjenis berjenis IFV (Infantry Fighting Vehicle).

Selain mengusung senjata utama kaliber 20 mm, Panser jenis ini juga mampu menyandang senapan mesin sedang kaliber 7,62 mm dan mampu menampung lima orang, yang terdiri dari tiga kru Ranpur dan dua personel pasukan.

Sumber : http://klikrmnews.com/viewpart.php?id=47&aktif=0

Senin, 27 Oktober 2014

Mengenal Lebih Jauh Petir dan Bahayanya



Petir atau Thunder siapa yang tidak takut dengan peristiwa alamiah ini. Petir, kilat, atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. 

Beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara (340 m/s) dan kecepatan cahaya (300.000.000 m/s).

Petir memang sangat berbahaya bagi yang dikenainya hingga membuat kehilangan nyawa. Namun petir diciptakan dengan tujuan untuk membuang muatan elektron yang berlebih melalui udara untuk mencapai kesetimbangan.

Bagaimana Terjadinya Petir?

Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya.

Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan. Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara. 

Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan.

Fakta Menarik Tentang Petir
  • Di seluruh dunia terjadi sekitar 14 juta petir per tahun atau 40.000 petir per hari!, terutama di musim hujan dengan intensitas air hujan yang besar.
  • Petir biasanya berakhir hanya 15 sampai 30 menit setelah dimulai, namun badai lain mungkin baru mulai di daerah yang sama. (sumber: ck-12.org)
  • Kekuatan petir yang pernah tercatat yakni mulai dari ribuan ampere sampai 200.000 ampere. Angka ini setara dengan kekuatan yang dibutuhkan untuk menyalakan 500 ribu lampu bohlam 100 watt. 
  • Meskipun arus petir hanya sesaat, kira-kira selama 200 mikro-detik tapi  kerusakan yang ditimbulkan sangat luar biasa. Efek dari serangan langsung sangat jelas terlihat, mulai dari kerusakan bangunan, kebakaran, sampai bahaya kematian bagi manusia. 
  • Daerah Cibinong, di timur Jakarta, tercatat oleh Guinness Book of Record dengan jumlah petir terbanyak, yaitu 322 petir setahun. (sumber vivanews). 
Bahaya Petir
Petir memang sebuah gejala alam yang perlu diwaspadai disebabkan terdapat banyak korban karenanya. Petir membunuh sekitar 200 orang di Amerika Serikat dan melukai sekitar 550 orang Amerika per tahun, sebagian besar dikarenakan sambaran petir.
Petir bukan hanya dapat membunuh manusia dengan sambarannya tapi juga dapat meledakkan alat-alat elektronik seperti laptop maupun handphone. Seperti fakta terbaru yang dilansir MetroTVNews di websitenya tanggal 9 Desember 2012 mengemukakan bahwa:

Petir menyambar tujuh warga Ledokombo, Jember, Jawa Timur. Ketujuh orang tersebut pun pingsan. kejadian tersebut bermula saat seorang bernama Husni mengangangkat panggilan telepon genggam di lubuk bersama teman-temannya. Sesaat petir menyambar langsung meledakan saung tempat berteduh mereka dan mengakibatkan luka parah yakni luka bakar di dada dan pendengarannya terganggu.

Solusi 
Karena itulah manusia mengembangkan alat penangkal petir. Bisa dibayangkan jika tak ada penangkal petir gedung-gedung pencakar langit akan hancur seketika. Gedung Empire State di New York City saja disambar sekitar 100 kali per tahun. untuk itulah penangkal petir sangat dibutuhkan dan dipasang disetiap bangunan tinggi.

Nah, Bagaimana dengan kita yang berada di luar ruangan atau di dalam rumah sekalipun?

Ada beberapa metode untuk melindungi diri dan lingkungan dari sambaran petir. Metode yang paling sederhana tapi sangat efektif adalah metode Sangkar Faraday. Yaitu dengan melindungi area yang hendak diamankan dengan melingkupinya memakai konduktor yang dihubungkan dengan pembumian. Tempat pembumian ini berfungsi mengalirkan muatan listrik dari kabel konduktor dari tembaga ke batang pembumian yang tertanam di dalam tanah.

Tips-Tips Untuk Melindungi Diri dari Petir: 
  
(sumber: http://pentingdiingat.blogspot.com/2009/04/tips-melindungi-diri-dari-sambaran.html).
  • Cari tempat berlindung, dalam gedung atau mobil. Banyak orang berpikir bahwa ban karet dapat membuatmu aman berada di dalam mobil karena karet tidak dapat menghantarkan arus listrik, padahal di wilayah yang arus listriknya kuat, ban karet bisa menjadi konduktor yang kuat ketimbang insulator. Mengapa Anda aman berada dalam mobil, karena petir akan berjalan mengelilingi permukaan kendaraan, kemudian menuju tanah. Sehingga pengendara mobil tak perlu khawatir dengan sambaran petir. karena petir yang menyambar mobil langsung dinetralkan ke tanah. Penumpang di dalam pesawat juga aman karena pesawat terbuat dari bahan yang bisa melindungi penumpang dari petir.
  • Bagi petugas yang bekerja di bandara, jangan berlindung di bawah sayap pesawat dan di dekat roda ketika hujan. Alasannya, posisi ekor pesawat yang tinggi bisa tersambar petir dan langsung mengalir ke badan pesawat.
  • Hindari berlindung di bawah benda logam yang menjulang tinggi. Orang yang berada di sebuah struktur yang terbuat dari logam, menara misalnya, harus segera masuk ke dalam struktur tersebut. Jangan menyentuh struktur logam yang terkena petir
  • Bila Anda berada di kapal, jauhi tiang layar agar tak tersambar petir
  • Untuk menghindari petir di tempat terbuka, Anda juga bisa jongkok dengan merapatkan kedua kaki. kemudian tundukan kepalamu serendah-rendahnya tanpa menyentuh tanah. Dengan cara itu, petir yang menyambar di dekat Anda tidak akan mengalir ke dalam tubuh. Namun, kalau kedua kaki anda terbuka, petir itu akan meloncat ke tubuh anda. Ingatlah keterangan pada sambaran karena jalur Voltase –> Anda hanya boleh membuat satu titik kontak dengan tanah.
  • Jika Anda sedang berenang dan tiba-tiba mendung gelap, segeralah keluar dari kolam dan masuk ke bangunan terdekat
  • Kalau kebetulan Anda sedang berdiri di tempat terbuka, secepatnya dekati obyek yang lebih tinggi, jangan malah menjauhinya. Namun ingat, jangan terlalu dekat dengan obyek tersebut. Jarak maksimal paling aman adalah 2,5 meter dari obyek tinggi itu. Semakin jauh dari obyek yang tinggi, makin berisiko tersambar petir.
  • Jangan berdiri di bawah pohon ketika hujan. Petir yang menyambar pohon bisa meloncat ke tubuh orang. Sulur-sulur pohon juga bisa menghantarkan petir ke tubuh.
  • Jangan berdiri bergerombol dengan orang lain bila Anda berada di luar ruangan. Buatlah jarak antar orang sekitar lima ( 5 ) meter
  • Jika Anda tak menemukan tempat berlindung, berjongkoklah, seperti yang diterangkan diatas, usahakan tangan tidak menyentuh tanah dan jangan berbaring karena bisa memudahkan penyaluran tenaga petir dari tanah ke tubuh Anda.
Jika kamu berada di dalam ruangan, lakukan langkah-langkah berikut ini :
  • Jika berada dalam rumah hindari posisi yang dekat dengan kontak listrik. Menjauhlah dari lokasi yang berair atau tanah yang basah, serta jauhi pintu, dan jendela.
  • Matikan dan cabut kabel power dari stop kontak listrik semua barang elektronik yang Anda miliki, seperti televisi, radio dan komputer untuk mengurangi resiko tersambar petir
  • Jauhi telepon. Jika kamu terpaksa menghubungi seseorang, gunakan telepon genggam. Jika petir menyambar jaringan telepon, arus listrik petir akan melewati setiap sambungan telepon yang sangat potensial menyengatmu jika kamu memegang telepon.
  • Jauhi pipa saluran air (bath tub, shower). Petir memiliki kemampuan menyambar rumah atau dekat rumah dan arus listrik dapat merambat lewat pipa logam saluran air.
  • Gunakan sandal rumah dari karet (sandal jepit) atau usahakan memakai kaos kaki yang kering, sebagai upaya ‘memisahkan’ tubuh kita dari tanah.
Tempat-tempat yang berisiko Tersambar Petir :
  • Tempat yang beresiko tersambar petir adalah daerah perbukitan, lereng, daerah terpencil, dan daerah pedesaan. Di perkotaan, risiko terkena petir relatif kecil karena kepadatan penduduk di kawasan tersebut merata.
  • Kolam renang.
  • Petir juga bisa merambat melalui saluran kabel listrik dan telepon. Kabel telepon yang masuk ke pesawat telepon sebaiknya juga dicabut.
  • Antena televisi juga bisa menjadi penghantar petir masuk ke rumah. Konstruksi bangunan yang terbuat dari beton bertulang sebenarnya sudah berfungsi sebagai alat penangkal petir.
Sumber : http://www.gomuda.com/2012/12/mengenal-lebih-jauh-petir-dan-bahayanya.html