Liputan6.com, Semarang - Temuan situs Tamansari di Dusun
Gendungan, Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang,
beberapa waktu lalu seperti membuka misteri peradaban purba di kaki
Gunung Merapi. Temuan itu kembali mengingatkan pada situs yang pernah menjadi perbincangan ramai pada 2001, yakni Situs Kajangkoso.
Situs
Kajangkoso berada di Desa Kajangkoso, Kecamatan Dukun, Kabupaten
Magelang. Penampakan yang terlihat berupa struktur batu yang tertata
sebagaimana sebuah candi. Saat ditemukan dan hingga kini, situs
Kajangkoso memang sangat minim kelengkapan komponen bangunan candi.
Situs
ini bisa dilihat di ruas jalan menuju ke arah pos pengamatan Gunung
Merapi Babadan. Situs ini ditemukan oleh petani saat membuat saluran
irigasi.
"Di saluran air itu ditemukan struktur batu. Bahkan
kalau airnya sedang tidak deras, terlihat kasat mata," kata seorang ibu,
warga Kajangkoso, Minggu (22/5/2016).
Kondisi situs ini sampai
sekarang tidak berubah. Ketika ditemukan warga melalui desa sudah
melapor ke Balai Pelestarian Cagar Budaya. Namun demikian, tidak
dilanjutkan untuk ekskavasi.
"Karena besarnya diperkirakan lebih besar dari Candi Borobudur, warga kan kemudian khawatir kalau disuruh bedhol desa," kata ibu tadi.
Harus diakui, memang sangat sulit mencari kebenaran tentang ukuran
situs. Arkeolog UGM Joko Dwiyanto menyebutkan sejauh ini pihaknya belum
pernah mendengar keberadaan situs itu. Namun Joko meyakinkan bahwa
keberadaan sebuah situs selalu berhubungan dengan sebuah prasasti.
"Yang jelas kami belum pernah meneliti tentang Kajangkoso. Apakah benar lebih besar dari Borobudur, saya pikir perlu penelitian lebih jauh," kata Joko Dwianto.
Menurut Joko, situs Kajangkoso bisa jadi sebuah prasasti. Atau bahkan ada sebuah prasasti yang bisa menjelaskan hal itu.
"Melalui prasasti kita bisa mendapatkan informasi tentang keberadaan sebuah situs," kata Joko.
Situs yang Terpendam
Kondisi situs saat ini masih terpendam. Mulai dari terpendam areal
persawahan, irigasi, bangunan rumah, bahkan juga jalan raya. Struktur
batu yang tertata itu tidak seluruhnya bisa dilihat.
Yang
terlihat di situs ini hanya sebuah padu sudut candi, yang berada di
sebuah irigasi, yang jika air dari puncak cukup deras, batu candi ini
akan sangat sulit terlihat oleh mata.
Sesungguhnya penemuan situs
ini sempat dilaporkan ke yang berwenang. Kemudian dari hasil pantauan
awal disimpulkan bahwa kemungkinan struktur batu yg berada di saluran
irigasi tersebut diperkirakan adalah sudut candi.
"Dulu pernah juga ditemukan arca sapi," kata seorang ibu warga Kajangkoso.
Keberadaan Candi Kajangkoso memang mempertegas adanya peradaban purba
yang terkubur erupsi Gunung Merapi. Seperti disebutkan arkeolog Djoko
Dwiyanto, bahwa di sekeliling Gunung Merapi dan Merbabu memang
bertebaran peninggalan-peninggalan masa lalu.
"Jumlahnya memang banyak. Kalaupun sekarang banyak yang terkubur, itu karena erupsi Gunung Merapi," kata Djoko Dwianto.
Ada
juga analisis yang menyebutkan bahwa Kecamatan Dukun sejatinya adalah
pusat peradaban purba sebelum Borobudur yang dibangun pada abad ketujuh.
Analisis itu menempatkan Candi Kajangkoso sebagai pusat seperti
Borobudur, dengan candi-candi lain seperti Candi Asu, Candi Jago, dan
Candi Pendem berfungsi sebagai penyangga. Seperti fungsi Candi Pawon dan
Candi Mendut di Borobudur.
Sejauh ini candi tersebut memang
belum bisa dipastikan tergolong Candi Hindu atau Budha. Namun petunjuk
awal ditemukannya arca Nandi menunjukkan bahwa candi ini adalah candi
Hindu.
Peminat sejarah dan peradaban purba asal Muntilan, Agus
Sutijanto, menyebutkan bahwa ada juga kemungkinan bahwa Candi Kajangkoso
ini mungkin memiliki lay out seperti Candi Prambanan.
"Jika
itu candi Hindhu, bisa jadi seperti Prambanan. Setelah terkubur seperti
Kota Pompei, baru dipindahkan ke Prambanan," kata Agus.
Jadi, benarkah Candi Kajangkoso lebih besar dari Borobudur?
Sepasang kerangka laki-laki dan perempuan zaman batu baru yang saling berpelukan erat tergali di Italia. Sepasang kerangka yang saling berpelukan hangat ini, menggoncang semua orang yang melihatnya. Arkeolog memperkirakan, bahwa sepasang kerangka ini telah terkubur kurang lebih 5.000-6.000 tahun lamanya di bawah tanah! pelukan selama 5.000 tahun ini bukan saja menggoncang arkeolog, bahkan masyarakat dunia.
Untuk mempertahankan gaya pelukan ini, ilmuwan belum memutuskan memisahkan potongan kerangka tersebut. “Kami akan tetap mempertahankan sikap mereka selama ini yaitu saling berpelukan.” Demikian ujar arkeolog Irena Mannorti yang menemukan sepasang kerangka ini sepekan lalu. Setelah kerangka itu dipindahkan, ilmuwan akan meneliti lebih lanjut terhadap sepasang kekasih yang saling berpelukan abadi ini. Selanjutnya, kerangka tersebut akan di simpan di museum nasional Italia.
Menurut ilmuwan, bahwa pengetahuan mereka terhadap pasangan kekasih zaman batu ini sangat sedikit. Kerangka tersebut ditemukan di sebuah daerah pinggiran Kota Valdaro, Mantova, karena itu dinamakan “kekasih Valdaro”. Arkeolog nampaknya sangat yakin bahwa mereka meninggal saat remaja, sebab gigi mereka masih utuh. Selain itu, karena seiring dengan ditemukannya sebuah panah dan beberapa perkakas di kerangka tersebut, dapat diketahui kalau mereka meninggal pada zaman batu. Dan di balik legenda yang dianggap paling agung dalam sejarah arkeologi Italia ini masih banyak teka-teki yang perlu diuraikan. Ada indikasi menunjukkan, bahwa kedua insan ini bukannya meninggal dalam kondisi saling berpelukan, melainkan dikubur demikian di tanah makam prasejarah
Sumber : http://shendisucklertz.blogspot.com/2009/11/cinta-abadi-5000-tahun.html
Tentu saja tidak mudah menjawab pertanyaan itu. Sekarang, tampaknya mustahil manusia bisa mengebor bumi sampai tembus. Entah di masa-masa mendatang, barangkali manusia menemukan teknologi yang lebih maju di bidang pengeboran.
Yang jelas, bola bumi memiliki diameter sepanjang 12.756 kilometer atau lebih dari 12 juta meter. Jadi, kalau manusia ingin mengebor bumi sampai tembus, diperlukan alat bor yang panjangnya lebih dari 12 juta meter. Wow…, panjang sekali.
Selain itu, suhu di inti bumi sangat panas. Inti bumi terdiri dari nikel beku setebal 1.370 km dan suhu mencapai 4.000 0C. Wow, panas sekali, ya? Apa alat bornya tidak meleleh pada suhu setinggi itu?
PENGEBORAN TERDALAM
Bumi terdiri atas empat lapisan yang berbeda. Para ahli geologi menyatakan, sejak bumi mendingin 4,6 milyar tahun lalu, material yang berat “tenggelam”, sedangkan materi yang ringan muncul ke permukaan. Karenanya, lapisan kulit bumi terbuat terbuat dari materi yang ringan seperti batu granit. Sedangkan bagian dalam bumi berisi logam berat seperti nikel dan besi.
Kulit bumi adalah tempat yang kita tinggali ini. Di bawahnya adalah mantle (mantel), berupa materi berbentuk pasta seperti bubur. Inti bumi sangat panas dan memiliki tekanan yang sangat tinggi. Tubuh manusia akan hancur seperti perkedel jika datang ke pusat inti bumi karena tekanan yang sangat tinggi.
Manusia melakukan pengeboran bumi untuk beragam alasan. Untuk penelitian, mencari minyak, air, atau tujuan lain. Manusia sudah berhasil meneliti lapisan kulit bumi, tetapi inti bumi masih menjadi misteri.
Pengeboran minyak bumi biasanya ”tidak dalam”. Pada kedalaman 6.000 meter, minyak sudah ditemukan. Pengeboran terdalam yang pernah dilakukan manusia adalah yang dilakukan di Kola Peninsula, Rusia.
Pengeboran itu dimulai pada 1970 dan mencapai kedalaman 12.262 meter pada tahun 1994. Teknik pengeboran tidak dengan memutar alat bor, tetapi ditekan sedikit demi sedikit sambil mengeluarkan lumpur.
Tujuan pengeboran Kola Peninsula adalah 15 ribu meter. Tetapi tidak berhasil. Pada kedalaman itu, suhu mencapai bisa mencapai 300 derajat celcius atau bahkan lebih tinggi lagi. Terlalu panas untuk mengoperasikan alat bor di sana.
Pengeboran lain yang cukup dalam dilakukan di laut Kaspia. Mencapai kedalaman hampir sedalam di Kola Peninsula. Selain itu, ada pengeboran untuk riset di Bertha Rogers, Oklahoma, Texas dengan kedalaman 9.583 meter.
Pada pengeboran di Peninsula, tidak ditemukan minyak atau sumber alam. Tetapi ilmuwan berhasil mempelajari susunan lapisan bumi, termasuk lempeng yang berkaitan dengan gempa bumi serta komposisi fisik dan kimia dari inti bumi.
Tidak selamanya manusia melakukan pengeboran dari darat. Manusia juga melakukan pengeboran di laut. Bisa dengan menririkan pangkalan bor di laut, biasa disebut rig. Bisa juga mengebor melalui kapal, seperti kapal “Joides Resolution”. Kapal Joides Resolution memiliki tujuh lantai, milik Joint Oceanographic Institute yang bergerak di bidang penelitian ilmiah.
Nah, manusia telah mampu mengebor ke bumi sedalam lebih dari 12 ribu meter. Padahal diameter bumi mencapai 12 juta meter. Jadi, baru satu dibanding seribu. Mungkinkah suatu saat manusia bisa mengebor bumi sampai tembus?
Banyak yang tidak percaya jika salju bisa turun di negara tropis
seperti Indonesia, seperti halnya banyak yang akan tidak menyangka jika
gurun pasir bisa ada di Indonesia. Tapi Indonesia adalah anomali, dan
tak heran jika 5 fenomena alam seperti ini bisa ditemukan di Indonesia:
1. Danau Kaolin, Bangka Belitung.
Sekilas gambar ini menyerupai es di kutub, bahkan ada yang menyangka
ini di Islandia. Tapi tahukah kamu kalau Danau Kaolin ini terletak di
Desa Air Raya Tanjung Pandan, Belitung, Provinsi Bangka Belitung ?
Image via FB Prima H Sutiyono
Bagi yang belum tahu, Kaolin digunakan sebagai bahan baku utama atau
pendukung untuk industri kertas, keramik/porselin, cat, sabun, kosmetik,
pasta gigi, pupuk, dan farmasi.
Image via retnobanarti.blogspot.com
Kaolin yang merupakan sebagian bahan baku pasta gigi saja bisa putih
bersih begitu, gimana kalau berada di satu danau, ya? Danau Kaolin
jadinya. Gimana ya rasanya berenang di danau ini?
Image via forums.klikajadeh.net
2. Puncak Jayawijaya, Papua.
Ini bukan salju-saljuan lho, tapi salju beneran!
Image via http://wisataindonesia.net/
Yap, kandungan es di pegunungan ini diperkirakan mencapai 5 persen
dari cadangan es dunia yang berada di luar Benua Antartika. Namun akibat
pemanasan global, jumlah tersebut dari tahun ke tahun kian menyusut
seperti dikutip dari unopapua.com.
Image via disewain.com
Perlu diketahui bahwa nama “Jayawijaya” yang terkenal tersebut
merupakan nama puncaknya, bukan pegunungannya. Nama pegunungan dari
Puncak Jayawijaya adalah Pegunungan Sudirman.
Image via http://www.dutcheverest.nl/
Selain dikenal dengan nama “Puncak Jayawijaya”, puncak tertinggi di
Pegunungan Sudirman tersebut juga dikenal dengan sebutan Carstensz
Pyramide atau Puncak Carstensz, mengambil nama seorang penjelajah
Belanda yang berhasil menaklukkan puncak tersebut pada tahun 1623.
3. Kawah Ijen, Banyuwangi.
Warna birunya kayak api yah? Kayak yang di kompor gitu. Hmmm….
Image via http://www.techinsider.io/
Fenomena Api Biru ini beneran nyata dan bisa kamu jumpai di Kawah
Ijen yang merupakan kawah dari Gunung Ijen. Kawah Ijen terletak di
perbatasan antara Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa
Timur.
Image via http://www.techinsider.io/
Sekitar tahun 2010, ada seorang peneliti dari Universitas Geneva di
Swiss. Dia meneliti selama 3 hari dengan cara hanya memakai masker dan
kacamata hitam, lalu tidur di bebatuan di sekitar kawah, seperti dikutip
dari detik.com. Itu memang terlihat menyala seperti api namun
sebenarnya “api biru” adalah gas yang keluar dari tanah bertemu dengan
oksigen.
Image via http://www.techinsider.io/
Bagus banget, bukan? Buat kamu yang mau ke sana disarankan untuk
datang pada dini hari sampai pukul 05.00 pagi karena pada jam segitu
oksigennya sangat bagus dan api birunya terlihat sempurna.
4. Gunung Padang, Cianjur.
Eits, ini bukan gunung yang ada di Padang loh yaah.
Image via http://www.timetravelturtle.com/
Tapi ini merupakan Gunung Padang yang terletak di Cianjur, Jawa Barat.
Image via Kompas.com/Fikria Hidayat-Kristianto Purnomo
Gunung Padang ini memang tidak sepopuler Candi Borobudur yang
ditetapkan sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia. Tapi tahukah kamu
kalau situs Gunung Padang ini memiliki luas sebesar yang jauh lebih
besar dan megah dibandingkan Candi Borobudur?
Image via news.liputan6.com
Tidak hanya itu, dikutip dari wisata.javaindonesiaorg, usia Gunung
Padang juga diperkirakan mencapai 10.000 SM!! Bayangkan saja, waktu itu
manusia purba di Eropa masih hidup di gua-gua. Kebudayaan Mesir
(Piramida Giza) saja hanya berusia 3500 tahun SM. Bahkan Kebudayaan Cina
dan Yunani berkisar di 2000-3000 SM. Wah, keren banget yah!
5. Gumuk Pasir, Yogyakarta.
Yang gemuk jangan sensi dulu ya, ini gumuk kok bukan gem*k. Gumuk
merupakan bahasa jawa dari gundukan/tumpukan. Jadi Gumuk Pasir berarti
gundukan yang terdiri dari pasir.
Image via aapgugm.org
Gumuk Pasir ini terletak di Yogyakarta, lebih tepatnya di sepanjang
muara Sungai Opak hingga Pantai Parangtritis. Nama lengkap Gumuk Pasir
ini adalah Gumuk Pasir Parangkusumo.
Image via http://naryatours.com/
Seperti dikutip dari wisata.javaindonesia.org, gundukan pasir yang
mengumpul merupakan material yang berasal dari abu vulkanik gunung yang
terbawa oleh aliran Sungai Opak, Sungai Progo dan sungai-sungai lainnya
hingga akhirnya sampai ke Pantai Parangtritis. Kemudian di sini material
vulkanik tersebut terombang-ambing oleh ombak hingga akhirnya terkikis
dan berubah menjadi debu-debu halus yang akhirnya sampai ke tepi pantai
dan dengan mudah dapat diterbangkan oleh angin. Karena proses yang
secara terus-menerus tersebutlah hingga terbentuk gundukan pasir yang
terkumpul di daratan sepanjang pantai Parangtritis dan Pantai Depok.
Image via swaragamafm.com
Wah benar-benar mencengangkan yah! Hayo dari 5 fenomena alam yang ada
di negeri tercinta kita ini, sudah kah kamu mengunjungi ke salah satu
atau semuanya?
Di dunia pendakian ini ada banyak orang dengan beragam sifatnya yang bisa
diklasifikasikan menjadi jenis-jenis pendaki tertentu. Mau tau apa aja?
1. Pendaki Nubie Pendaki yang satu ini bisa dibilang orang yang
belum pernah mendaki tapi niat-banget-pengen-mendaki dan terjun bebas di dunia
pendakian. Doi bakalan kerja keras googling sana sini, tanya kanan kiri, demi mendapatkan
informasi seputar dunia pendakian dan gunung mana yang akan dia daki pertama
kali sesuai dengan kemampuannya. Pendaki nubie bakalan olahraga secara teratur
untuk menghadapi pendakian pertamanya. Layak ditiru, pantas dicontoh, dan oke
untuk dijadikan panutan.
2. Pendaki Senior
Namanya juga senior, pendaki jenis ini tentunya udah malang melintang di dunia
pendakian, selain karena pengalamannya, tentu aja karena umurnya yang biasanya
udah sepuh. Maksudnya tuaan dikit. Sebut aja gunung mana di Indonesia yang belum dia jamah, bahkan mungkin
gunung di luar Indonesia
pernah dia jajaki.
3. Pendaki Sejati
Pendaki jenis ini adalah pendaki yang sifatnya down to earth banget. Dia
diem-diem aja anaknya, tapi... pengalamannya di dunia pendakian gak usah
ditanya. Prinsip-prinsip pendakian juga dia pegang teguh. Survival skill-nya
boleh diadu. Kematangan pikirannya boleh dijelajahi. Event-event pendakian
macam 7summit, 20 hari 20 gunung, bersih gunung, elap gunung, marathon di gunung,
mungkin pernah dia lakukan. Kontribusinya buat alam jangan ditanya. Jenis
pendaki ini adalah pendaki yang top markotop dan selalu menerapkan 7 Hal Baik
Yang Bisa Dilakukan di Gunung.
4. Pendaki 5cm
Tipe pendaki ini ditemukan baru-baru aja setelah booming-nya film 5cm.
Baru-baru ini makin banyak orang-orang yang maunya dipanggil juple ketimbang
nama aslinya, karena merasa sifatnya mirip si Juple. Ada juga yang pengennya dipanggil ian mungkin
karena berat badannya sama. Atau Genta? Atau Riani? Atau ah... aku lelah.
Kebanyakan dari para pendaki 5cm ini, menurut yang gue baca, adalah pendaki
yang tiba-tiba muncul di event dengan jumlah pesertanya bisa ratusan bahkan
ribuan. Sampe sekarang kadang gue masih gak habis pikir, itu mendaki gunung apa
umroh sih. Oiya, tentu aja gunung yang incarannya adalah gunung Semeru. Dan
serasa di film, kadang pendaki ini asal mendaki aja tanpa persiapan lengkap,
kan di film semuanya serba enteng dan happy ending, cyin. But remember, reality
bites. *OHOK*
5. Pendaki Rempong
Pendaki jenis ini punya contoh yang paling dekat, yaitu gue. Tanya sama
temen-temen yang udah pernah mendaki bareng gue. Gimana bawelnya gue nanya
logistik, ini itu sampai detail. Gimana gue yang mau manjat sehari semalem aja
bawaannya kayak mau pindahan rumah. Gimana bawa baju, udah ada serep, masih ada
serep lainnya. Gimana.. ah rempong pokoknya!
Setiap Negara pasti
mempunyai senjata sebagai alat untuk mempertahankan kedaulatan bangsanya, tidak
heran jika Negara maju berlomba-lomba untuk membuat pabrik senjata karena
tingginya permintaan pasar akan ketersediaan senjata.
Namun tahukah anda bahwa senjata buatan
Indonesia tak kalah hebatnya dari Negara-negara maju lainya.
Berikut 5 Senjata Buatan Indonesia Yang Dikagumi Dunia
1. Smoke Warhead
Smoke Warhead adalah kepala roket dengan
diameter 70 mm dan cocok dipasangkan dengan roket pasangan pesawat seperti
Super Tucano. Alat ini akan memberikan informasi kepada pilot letak atau posisi
jatuhnya roket dengan cara mengeluarkan asap selama 2 menit saat roket jatuh
ketanah.
Jangan salah kualitas dari Smoke Warhead ini sudah di akui oleh dunia seperti
amerika serikat dan rusia, dua Negara penghasil senjata terbaik. Alat ini
merupakan asli buatan anak negeri yang di produksi oleh PT Sari Bahari dari
Ngalam, Malang,
Jawa Timur. Dan rencananya alat akan di ekspor ke chile
sebanyak 260 unit.
2. Pesawat CN 235-MPA
Indonesia juga bisa memproduksi pesawat dengan kualitas terbaik
salah satunya adalah CN 235-MPA. Alutsista buatan PT Dirgantara Indonesia ini
banyak di minati oleh Negara asing seperti korea selatan yang telah memesan
empat pesawat CN 235-MPA melalui kontrak yang telah di tanda tangani pada tahun
2008 dengan nilai total USD 94,5 juta. Pesawat ini sangat cocok di gunakan
untuk melakukan patroli perairan dan angkutan personel.
Tidak hanya Negara luar saja yang membeli tetapi TNI AL juga membeli 3 unit
pesawat CN-235 MPA ini sebagai bagian dari rencana memiliki 6 buah pesawat MPA
sampai tahun 2014. Sistem dalam pesawat ini menggunakan Thales AMASCOS, radar
pencari Thales/EADS Ocean Master Mk II, penjejak panas (thermal imaging) dari
Thales, Elettronica ALR 733 radar warning receiver, dan CAE's AN/ASQ-508
magnetic anomaly detection system. Pesawat ini juga akan mengakomodasi Rudal
Exocet MBDA AM-39 atau torpedo ringan Raytheon Mk 46.
3. Fast Patrol Boat
Alutsista ini di produksi oleh PT PAL dan telah
menarik perhatian dari Negara tetangga yaitu timor leste. Kemudian pemerintah
timor leste memutuskan untuk memesan dua kapal patroli cepat senilai USD 40
juta. Rencananya kapal ini akan di gunakan untuk melindungi wilayah teritorial
Timor Leste.
Kecepatan maksimum dari kapal ini 30 knot dan memiliki dua baling-baling, serta
dilengkapi Radar NavNet yang mampu mengintegrasikan data-data peralatan sistim
navigasi dan komunikasi seperti echo sounder, speed log dan GPS ke dalam peta
elektronik dan sistem radar. Kapal ini mampu bermanuver dengan lincah dan
menahan gelombang yang tinggi.
4. Peluru dan senapan buatan PT Pindad
PT Perindustrian Angkatan Darat atau biasa di
singkat Pindad adalah salah satu perusahaan pemasok alutsista bagi TNI-Polri.
Selain di pakai untuk dalam negeri ternyata peluru buatan pindad juga mampu
menarik perhatian Negara asing, hal ini terbukti dengan adanya permintaan dari
Singapura, Filipinan, Bangladesh, hingga ke Amerika Serikat (AS).
Untuk senapan sendiri PT pindad telah banyak mengeluarkan varian nya seperti
jenis senapan serbu (SSI-VI, SS2-V2, SS1-V3, SS1-V5), Senapan sniper (SPR-1)
pistol (P-1, P-2), revolver (R1-V1, R1-V2, RG-1 (tiper A), RG-1 (tipe c),
senapan sabhara/polisi (Sabhara V1 and Sabhara V2), senjata penjaga hutan,
pistol profesional magnum, peluncur granat, dan pelindung tubuh (personal body
protection).
Kedua senajata ini telah melalui uji kelayakan badan internasional, seperti
semua produk Divisi Amunisi yang telah lulus pengujian standar NATO. Demikian juga telah mendapatkan sertifikat ISO 9001
dari SGS Yearsly-International Certification Services Ltd, Inggris pada tahun
1994.
5. Panser Anoa
Panser Anoa senapan buatan PT Pindad menjadi
salah satu Alutsista yang paling laris dijual. Tidak hanya di dalam negeri, alutsista ini juga di minati oleh
Negara-negara lain Seperti oman dan Malaysia. Belum lama ini pindad pun telah
mengeluarkan panser anoa jenis baru yang mengusung kanon caliber 20 mm dan
berjenis berjenis IFV (Infantry Fighting Vehicle).
Selain mengusung senjata utama kaliber 20 mm, Panser jenis ini juga mampu
menyandang senapan mesin sedang kaliber 7,62 mm dan mampu menampung lima orang,
yang terdiri dari tiga kru Ranpur dan dua personel pasukan.
Sumber : http://klikrmnews.com/viewpart.php?id=47&aktif=0
Petir atau Thunder siapa yang tidak takut
dengan peristiwa alamiah ini. Petir, kilat, atau halilintar
adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di saat langit
memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan.
Beberapa saat kemudian disusul
dengan suara menggelegar yang disebut guruh. Perbedaan waktu kemunculan
ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara (340 m/s) dan kecepatan
cahaya (300.000.000 m/s).
Petir memang sangat berbahaya
bagi yang dikenainya hingga membuat kehilangan nyawa. Namun petir diciptakan
dengan tujuan untuk membuang muatan elektron yang berlebih melalui udara untuk
mencapai kesetimbangan.
Bagaimana Terjadinya Petir?
Petir terjadi karena ada
perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses
terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur,
dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga
muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan
muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya.
Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan
muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai
kesetimbangan. Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron
adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara
inilah terjadi ledakan suara.
Petir lebih sering terjadi pada
musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih
tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada
awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi
antar awan yang berbeda muatan.
Fakta Menarik Tentang Petir
Di seluruh duniaterjadi sekitar 14juta petir per tahun atau 40.000
petir per hari!, terutama di musim hujan dengan
intensitas air hujan yang besar.
Petirbiasanya berakhirhanya 15sampai 30 menitsetelahdimulai, namunbadailain mungkinbaru mulai di daerahyang sama. (sumber:
ck-12.org)
Kekuatan
petir yang pernah tercatat yakni mulai dari ribuan ampere sampai 200.000
ampere. Angka ini setara dengan kekuatan yang dibutuhkan untuk menyalakan
500 ribu lampu bohlam 100 watt.
Meskipun
arus petir hanya sesaat, kira-kira selama 200 mikro-detik tapi
kerusakan yang ditimbulkan sangat luar biasa. Efek dari serangan langsung
sangat jelas terlihat, mulai dari kerusakan bangunan, kebakaran, sampai
bahaya kematian bagi manusia.
Daerah
Cibinong, di timur Jakarta, tercatat oleh Guinness Book of Record
dengan jumlah petir terbanyak, yaitu 322 petir setahun. (sumber
vivanews).
Bahaya Petir
Petir memang
sebuah gejala alam yang perlu diwaspadai disebabkan terdapat banyak korban
karenanya. Petirmembunuhsekitar 200orangdi
AmerikaSerikat danmelukaisekitar 550orang Amerikaper tahun, sebagian besar dikarenakan sambaran
petir.
Petir bukan hanya
dapat membunuh manusia dengan sambarannya tapi juga dapat meledakkan alat-alat
elektronik seperti laptop maupun handphone. Seperti fakta terbaru yang dilansir
MetroTVNews di websitenya tanggal 9 Desember 2012 mengemukakan bahwa:
Petir menyambar tujuh warga
Ledokombo, Jember, Jawa Timur. Ketujuh orang tersebut pun pingsan. kejadian
tersebut bermula saat seorang bernama Husni mengangangkat panggilan telepon
genggam di lubuk bersama teman-temannya. Sesaat petir menyambar langsung
meledakan saung tempat berteduh mereka dan mengakibatkan luka parah yakni luka
bakar di dada dan pendengarannya terganggu.
Solusi
Karena itulah manusia mengembangkan alat penangkal petir. Bisa dibayangkan
jika tak ada penangkal petir gedung-gedung pencakar langit akan hancur
seketika. Gedung Empire State di New YorkCitysaja disambar sekitar 100kali per tahun. untuk itulah penangkal petir sangat dibutuhkan dan
dipasang disetiap bangunan tinggi.
Nah, Bagaimana dengan kita yang berada di luar
ruangan atau di dalam rumah sekalipun?
Ada beberapa metode untuk melindungi diri dan lingkungan dari sambaran petir.
Metode yang paling sederhana tapi sangat efektif adalah metode Sangkar Faraday.
Yaitu dengan melindungi area yang hendak diamankan dengan melingkupinya memakai
konduktor yang dihubungkan dengan pembumian. Tempat pembumian ini berfungsi
mengalirkan muatan listrik dari kabel konduktor dari tembaga ke batang
pembumian yang tertanam di dalam tanah.
Tips-Tips Untuk Melindungi Diri dari Petir: (sumber:
http://pentingdiingat.blogspot.com/2009/04/tips-melindungi-diri-dari-sambaran.html).
Cari tempat berlindung, dalam gedung
atau mobil. Banyak orang berpikir bahwa ban karet dapat membuatmu aman
berada di dalam mobil karena karet tidak dapat menghantarkan arus listrik,
padahal di wilayah yang arus listriknya kuat, ban karet bisa menjadi
konduktor yang kuat ketimbang insulator. Mengapa Anda aman berada dalam
mobil, karena petir akan berjalan mengelilingi permukaan kendaraan,
kemudian menuju tanah. Sehingga pengendara mobil tak perlu khawatir dengan
sambaran petir. karena petir yang menyambar mobil langsung dinetralkan ke
tanah. Penumpang di dalam pesawat juga aman karena pesawat terbuat dari
bahan yang bisa melindungi penumpang dari petir.
Bagi petugas yang bekerja di bandara,
jangan berlindung di bawah sayap pesawat dan di dekat roda ketika hujan.
Alasannya, posisi ekor pesawat yang tinggi bisa tersambar petir dan
langsung mengalir ke badan pesawat.
Hindari berlindung di bawah benda
logam yang menjulang tinggi. Orang yang berada di sebuah struktur yang
terbuat dari logam, menara misalnya, harus segera masuk ke dalam struktur
tersebut. Jangan menyentuh struktur logam yang terkena petir
Bila Anda berada di kapal, jauhi
tiang layar agar tak tersambar petir
Untuk menghindari petir di tempat
terbuka, Anda juga bisa jongkok dengan merapatkan kedua kaki. kemudian
tundukan kepalamu serendah-rendahnya tanpa menyentuh tanah. Dengan cara
itu, petir yang menyambar di dekat Anda tidak akan mengalir ke dalam tubuh.
Namun, kalau kedua kaki anda terbuka, petir itu akan meloncat ke tubuh
anda. Ingatlah keterangan pada sambaran karena jalur Voltase –> Anda
hanya boleh membuat satu titik kontak dengan tanah.
Jika Anda sedang berenang dan
tiba-tiba mendung gelap, segeralah keluar dari kolam dan masuk ke bangunan
terdekat
Kalau kebetulan Anda sedang berdiri
di tempat terbuka, secepatnya dekati obyek yang lebih tinggi, jangan malah
menjauhinya. Namun ingat, jangan terlalu dekat dengan obyek tersebut.
Jarak maksimal paling aman adalah 2,5 meter dari obyek tinggi itu. Semakin
jauh dari obyek yang tinggi, makin berisiko tersambar petir.
Jangan berdiri di bawah pohon ketika
hujan. Petir yang menyambar pohon bisa meloncat ke tubuh orang. Sulur-sulur
pohon juga bisa menghantarkan petir ke tubuh.
Jangan berdiri bergerombol dengan
orang lain bila Anda berada di luar ruangan. Buatlah jarak antar orang
sekitar lima ( 5 ) meter
Jika Anda tak menemukan tempat
berlindung, berjongkoklah, seperti yang diterangkan diatas, usahakan
tangan tidak menyentuh tanah dan jangan berbaring karena bisa memudahkan
penyaluran tenaga petir dari tanah ke tubuh Anda.
Jika kamu berada di dalam ruangan, lakukan langkah-langkah berikut ini :
Jika berada dalam rumah hindari
posisi yang dekat dengan kontak listrik. Menjauhlah dari lokasi yang
berair atau tanah yang basah, serta jauhi pintu, dan jendela.
Matikan dan cabut kabel power dari
stop kontak listrik semua barang elektronik yang Anda miliki, seperti
televisi, radio dan komputer untuk mengurangi resiko tersambar petir
Jauhi telepon. Jika kamu terpaksa
menghubungi seseorang, gunakan telepon genggam. Jika petir menyambar
jaringan telepon, arus listrik petir akan melewati setiap sambungan
telepon yang sangat potensial menyengatmu jika kamu memegang telepon.
Jauhi
pipa saluran air (bath tub, shower). Petir memiliki kemampuan menyambar
rumah atau dekat rumah dan arus listrik dapat merambat lewat pipa logam
saluran air.
Gunakan
sandal rumah dari karet (sandal jepit) atau usahakan memakai kaos kaki
yang kering, sebagai upaya ‘memisahkan’ tubuh kita dari tanah.
Tempat-tempat yang berisiko Tersambar Petir :
Tempat
yang beresiko tersambar petir adalah daerah perbukitan, lereng, daerah
terpencil, dan daerah pedesaan. Di perkotaan, risiko terkena petir relatif
kecil karena kepadatan penduduk di kawasan tersebut merata.
Kolam
renang.
Petir
juga bisa merambat melalui saluran kabel listrik dan telepon. Kabel
telepon yang masuk ke pesawat telepon sebaiknya juga dicabut.
Antena
televisi juga bisa menjadi penghantar petir masuk ke rumah. Konstruksi
bangunan yang terbuat dari beton bertulang sebenarnya sudah berfungsi
sebagai alat penangkal petir.
Sumber : http://www.gomuda.com/2012/12/mengenal-lebih-jauh-petir-dan-bahayanya.html