Senin, 08 Desember 2014

Inilah 5 Senjata Buatan Indonesia Yang Dikagumi Dunia


Setiap Negara pasti mempunyai senjata sebagai alat untuk mempertahankan kedaulatan bangsanya, tidak heran jika Negara maju berlomba-lomba untuk membuat pabrik senjata karena tingginya permintaan pasar akan ketersediaan senjata. 

Namun tahukah anda bahwa senjata buatan Indonesia tak kalah hebatnya dari Negara-negara maju lainya.

Berikut 5 Senjata Buatan Indonesia Yang Dikagumi Dunia 

1. Smoke Warhead

Smoke Warhead adalah kepala roket dengan diameter 70 mm dan cocok dipasangkan dengan roket pasangan pesawat seperti Super Tucano. Alat ini akan memberikan informasi kepada pilot letak atau posisi jatuhnya roket dengan cara mengeluarkan asap selama 2 menit saat roket jatuh ketanah.

Jangan salah kualitas dari Smoke Warhead ini sudah di akui oleh dunia seperti amerika serikat dan rusia, dua Negara penghasil senjata terbaik. Alat ini merupakan asli buatan anak negeri yang di produksi oleh PT Sari Bahari dari Ngalam, Malang, Jawa Timur.
Dan rencananya alat akan di ekspor ke chile sebanyak 260 unit.

2. Pesawat CN 235-MPA

Indonesia juga bisa memproduksi pesawat dengan kualitas terbaik salah satunya adalah CN 235-MPA. Alutsista buatan PT Dirgantara Indonesia ini banyak di minati oleh Negara asing seperti korea selatan yang telah memesan empat pesawat CN 235-MPA melalui kontrak yang telah di tanda tangani pada tahun 2008 dengan nilai total USD 94,5 juta. Pesawat ini sangat cocok di gunakan untuk melakukan patroli perairan dan angkutan personel.

Tidak hanya Negara luar saja yang membeli tetapi TNI AL juga membeli 3 unit pesawat CN-235 MPA ini sebagai bagian dari rencana memiliki 6 buah pesawat MPA sampai tahun 2014. Sistem dalam pesawat ini menggunakan Thales AMASCOS, radar pencari Thales/EADS Ocean Master Mk II, penjejak panas (thermal imaging) dari Thales, Elettronica ALR 733 radar warning receiver, dan CAE's AN/ASQ-508 magnetic anomaly detection system. Pesawat ini juga akan mengakomodasi Rudal Exocet MBDA AM-39 atau torpedo ringan Raytheon Mk 46.

3. Fast Patrol Boat
 
Alutsista ini di produksi oleh PT PAL dan telah menarik perhatian dari Negara tetangga yaitu timor leste. Kemudian pemerintah timor leste memutuskan untuk memesan dua kapal patroli cepat senilai USD 40 juta. Rencananya kapal ini akan di gunakan untuk melindungi wilayah teritorial Timor Leste.

Kecepatan maksimum dari kapal ini 30 knot dan memiliki dua baling-baling, serta dilengkapi Radar NavNet yang mampu mengintegrasikan data-data peralatan sistim navigasi dan komunikasi seperti echo sounder, speed log dan GPS ke dalam peta elektronik dan sistem radar. Kapal ini mampu bermanuver dengan lincah dan menahan gelombang yang tinggi.

4. Peluru dan senapan buatan PT Pindad

PT Perindustrian Angkatan Darat atau biasa di singkat Pindad adalah salah satu perusahaan pemasok alutsista bagi TNI-Polri. Selain di pakai untuk dalam negeri ternyata peluru buatan pindad juga mampu menarik perhatian Negara asing, hal ini terbukti dengan adanya permintaan dari Singapura, Filipinan, Bangladesh, hingga ke Amerika Serikat (AS).

Untuk senapan sendiri PT pindad telah banyak mengeluarkan varian nya seperti jenis senapan serbu (SSI-VI, SS2-V2, SS1-V3, SS1-V5), Senapan sniper (SPR-1) pistol (P-1, P-2), revolver (R1-V1, R1-V2, RG-1 (tiper A), RG-1 (tipe c), senapan sabhara/polisi (Sabhara V1 and Sabhara V2), senjata penjaga hutan, pistol profesional magnum, peluncur granat, dan pelindung tubuh (personal body protection).

Kedua senajata ini telah melalui uji kelayakan badan internasional, seperti semua produk Divisi Amunisi yang telah lulus pengujian standar NATO.
Demikian juga telah mendapatkan sertifikat ISO 9001 dari SGS Yearsly-International Certification Services Ltd, Inggris pada tahun 1994. 

5. Panser Anoa

Panser Anoa senapan buatan PT Pindad menjadi salah satu Alutsista yang paling laris dijual. Tidak hanya di dalam negeri, alutsista ini juga di minati oleh Negara-negara lain Seperti oman dan Malaysia. Belum lama ini pindad pun telah mengeluarkan panser anoa jenis baru yang mengusung kanon caliber 20 mm dan berjenis berjenis IFV (Infantry Fighting Vehicle).

Selain mengusung senjata utama kaliber 20 mm, Panser jenis ini juga mampu menyandang senapan mesin sedang kaliber 7,62 mm dan mampu menampung lima orang, yang terdiri dari tiga kru Ranpur dan dua personel pasukan.

Sumber : http://klikrmnews.com/viewpart.php?id=47&aktif=0

Tidak ada komentar: