Selasa, 04 Maret 2014

Mencari Jawaban Sebuah Bisikan Alam Ghaib



Berdasarkan info keadaan darurat kraton namun bukan wahyu kedaton. Jreng - jreng,.. Dahulu kala. katanya ada para ksatria yang mumpuni ilmu duniawia, memiliki kepercayaan memegang tongkat komando, tanda tangan, stempel, cek resmi, group persetujuan, juru kunci, ahli sejarah. Namun kami hanya bisa berharap, kapan Anda bisa bersatu?  

Nah dari para ksatria tersebut siapakah ksatria yang dimaksud hingga bisa mempersatukan dan kita semua bisa masuk kedalam kemerdekaan yang sebenarnya. Ehm,..Walaupun hidup kami sederhana namun kami cinta Indonesia.

Errssstttt aah, menikmati segelas kopimix sambil online internet kemudian mendengarkan musik ditemani rintik hujan sore hari. 

Lalu penerawangan alam ghaib pun dimulai.

Edan, sudah beberapa minggu lalu penampakan DAJJAL ngeledek seakan terlihat tertawa kesenangan, kepalanya besar, matanya betul satu, tapi tubuh tangan dan kaki secuil seakan seperti balon angin lagi terbang. Oh tidak,.. lom muncul lagi ntu makhluk.

Ya sudahlah, walau pun banyak pemikiran yang masih menjadi tanda tanya dalam hidupku. Biarlah perasaan ini tersimpan dalam lubuk hati. Apa yang telah berlalu biarlah berlalu, sekarang mari kita songsong kejadian yang akan datang. 

Bagaimana cara mengatasi kadar PH tanah bersifat Basa, antara tanah yang bercampur gas metan dengan keseimbangan alam agar bisa mengering?

Ketika tanah bertahan membeku ditumbuhi semacam lumut/gangang merah lalu melekat, sehingga gas metana bisa melepas sifat ringan unsur N. Lalu timbullah abu yang sangat halus begitu cepat meresap air. Ea, lagi kerasukan otaknya siapa neh hari.

Tiada malapetaka yang abadi. Siapa yang tidak mengikhlaskan kebaikan sejarah masa lalu, daerah tersebut akan kedatangan aura panas. Hidup hanya sekali maka tidak ada yang istimewa selain kehidupan itu sendiri. 

Kata Semar, kerjaan banyak tapi siapa yang mau bayar?..........

Bukan budaya namanya, kalo menari-nari diatas penderitaan orang lain. Ketika apa yang engkau lihat menjadi buah pikiran, nikmat pun terasa didalam hati. Saat kata HALAL belum cukup memenuhi kebutuhan, ambil faedahnya saja. Oh indah sekali alam dunia, maju…..

Insya Allah, alam dunia tidak akan terjadi kehancuran. Ketika api padam dengan air, jangan suka beranekdot tentang keganjilan dan biarkan serat matahari menyinari alam nusantara tercinta.

Salam Indonesia Raya.

Tidak ada komentar: